Bom mobil menyasar rombongan militer di Ibu Kota Turki, 18 tewas

Ledakan itu mengguncang kawasan sibuk Ankara, dekat gedung parlemen. Dilaporkan 45 orang luka-luka

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Bom mobil menyasar rombongan militer di Ibu Kota Turki, 18 tewas
Bom Mobil Ankara. ©2016 Merdeka.com/Reuters

Serangan teror bom mobil terjadi di Ibu Kota Ankara, Turki, Rabu malam atau Kamis (18/2) dini hari WIB. Seperti dikutip dari Aljazeera, akibat insiden itu dilaporkan 18 orang tewas, sedangkan 45 lainnya luka-luka.

Gubernur Ankara, Mehmet Kilicer, menduga serangan bom itu ditujukan kepada kendaraan yang mengangkut personel militer melintasi dekat gedung parlemen selepas maghrib.

Kepala pusat militer Turki juga meyakini motif yang sama, kendati belum menyebut kelompok teror mana kemungkinan bertanggung jawab. "Tapi bisa kamis pastikan sasaran utama adalah rombongan bus yang dinaiki personil militer," kata seorang sumber di Kementerian Pertahanan.

Ini adalah ledakan bom keempat dialami Turki selama setengah tahun terakhir. Sebelumnya pelaku teror adalah ISIS atau Gerakan Partai Pekerja Kurdistan.

Ledakan hebat ini dikecam oleh juru bicara Partai Pemerintah, Omer Celik. Dia mengatakan peledakan bom itu sebagai serangan teroris yang sangat keji.

Akibat insiden di Ibu Kota ini, Perdana Menteri Ahmet Davutoglu membatalkan penerbangan menuju Brussels dalam rangka menghadiri pertemuan NATO.

Hinga saat ini pihah otoritas masih menyelidiki kronologi insiden ini. Pihak kepolisian Turki juga sudah menerjunkan 20 unit mobil ambulans ke lokasi kejadian untuk evakuasi seluruh korban.

Rekomendasi