Menlu Retno ditunjuk Presiden jadi mediator konflik Saudi-Iran

Menlu Retno akan ke Tehran dan Riyadh dalam waktu dekat.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Menlu Retno ditunjuk Presiden jadi mediator konflik Saudi-Iran
Menteri Retno temui Menlu Palestina. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi ditunjuk sebagai utusan khusus untuk menangani konflik Iran dan Arab Saudi oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

Pria akrab disapa Tata, mengatakan kepada merdeka.com, Minggu (10/1), pihaknya tengah mengatur waktu dengan Iran dan Negeri Petro Dolar tersebut.

"Iya, rencananya Ibu Menlu akan ke Tehran dan Riyadh," ucap Tata dalam pesan singkat.

Saat ditanya kapan keberangkatan Menlu Retno ke kedua negara bertikai, Tata mengatakan secepatnya.

"Kita sedang atur waktu dengan Iran dan Saudi. Harapannya bisa secepatnya," jawab Tata.

Kemarin, Presiden Joko Widodo mengatakan akan mengirim utusan khusus untuk menjadi mediator dalam konflik Iran dan Arab Saudi.

"Sebagai utusan khusus nanti saya sampaikan setelah akan berangkat, tapi secepatnya mungkin berangkat hari Senin, Selasa atau bisa lenih cepat, tapi saya minta secepatnya juga," ucap Presiden, seperti dikutip dari pernyataan dari Tim Komunikasi Presiden.

"Saya kirim utusan khusus sehingga bisa berbicara langsung," lanjut Presiden.

Konflik Iran dan Arab Saudi semakin memanas usai Saudi mengeksekusi seorang ulama terkenal Syiah. Iran yang mayoritas penduduknya menganut pahan Syiah tidak terima dengan hal itu.

Gedung kedutaan Saudi di Iran menjadi sasaran amukan kemarahan warga Syiah. Akibat dari pembakaran yang dilakukan pengunjuk rasa, hubungan diplomatik kedua negara putus untuk kedua kalinya.

Rekomendasi