Empat orang ini bertingkah unik saat operasi otak

Mereka dalam keadaan sadar ketika operasi berbahaya itu.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Empat orang ini bertingkah unik saat operasi otak
Anthony Kulkamp Dias. ©Daily Mail

Otak manusia adalah organ tubuh yang vital karena organ ini menyangkut semua saraf yang mengendalikan kemampuan berkomunikasi dan menggerakan organ lain. Ketika ada saraf di otak yang terganggu maka kinerja organ tubuh lain juga akan terganggu.

Berkat kemampuan ilmu sains dan teknologi, para dokter kini bisa melakukan operasi bedah otak dengan peralatan canggih. Para pasien kini tidak perlu dibius total hingga tidak sadarkan diri ketika operasi berlangsung.

Akibatnya, saat proses operasi dilakukan para pasien masih bisa melakukan aktivitas lain sambil berbaring di meja operasi. Apa saja kegiatan unik yang pernah orang lakukan saat otaknya dioperasi? Simak ulasannya berikut ini.

Gadis ini ngobrol dengan dokter saat operasi kanker otak

Gadis ini ngobrol dengan dokter saat operasi kanker otak
Iga Jesica. ©Daily Mail

Iga Jasica, gadis Polandia usia 19 tahun, terbangun saat sedang menjalani operasi kanker otak. Saat terbangun itu dia bahkan menanyakan kepada dokter tentang proses operasinya.Gadis yang dioperasi di Rumah Sakit Central Clinic di Kota Katowice, sebelah barat daya Polandia, itu harus dioperasi untuk mengangkat kanker yang tumbuh di dalam kepalanya, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (2/1).Dokter telah mengangkat bagian depan kerangka kepalanya dan memulai proses pengangkatan kanker di otaknya ketika dia tiba-tiba terbangun.Namun bukannya panik atau merasa sakit, Jesica malah dengan tenang mengobrol dengan para dokternya, termasuk membahas soal kucing dan menanyakan bagaimana proses operasinya.Perawat mengatakan dia tak bisa melihat atau merasakan operasi itu tapi karena alasan tertentu dia bisa sadar dan bicara.Dokter menyatakan hal itu terjadi karena saat operasi otak ada saraf yang bisa memicu pasien terbangun. Namun pihak kepolisian malah sedang menyelidiki apakah obat bius dari dokter tidak bekerja dengan baik."Saya tidak bisa banyak mengingat, tapi dokter berbicara kepada saya tentang kucing, dan itu saya suka," kata Jasica usai operasi. "Saya melewatkan Natal tapi karena operasi ini sekarang saya merasa baikan."

Lelaki ini main gitar ketika otaknya dioperasi

Lelaki ini main gitar ketika otaknya dioperasi
Anthony Kulkamp Dias. ©Daily Mail

Seorang pria asal Brasil mengejutkan dokter di ruangan operasi karena saat menjalani bedah otak, dia malah tetap asyik bermain gitar menyanyikan lagu andalan The Beatles berjudul 'Yesterday'.Anthony Kulkamp Dias (33), dalam keadaan sadar saat menjalani pengangkatan tumor otaknya. Ternyata nyanyian Dias itu bisa membuat dokter menghindari menyentuh saraf yang mengendalikan rasa, gerakan, dan ucapan, di bagian otaknya. Tidak hanya tembang dari The Beatles, Kulkamp juga kerap melantunkan lagu tradisional Brasil, saat menjalani tahap awal operasi pada sepekan sebelumnya di Rumah Sakit Nossa Senhora de Conceio.Kulkamp memang dikenal sebagai pemain gitar profesional selama 20 tahun, tumor otaknya diketahui sejak 15 hari usai kelahiran putranya."Saya memainkan enam lagu saat operasi tersebut berjalan, tangan kanan ini terus melemah jadi saya tidak melanjutkan memainkan gitar hingga operasi selesai," ungkap Kulkamp, seperti dilansir koran the Daily Mail, Rabu, (3/6)."Sesekali saya selipkan lagu dan juga mengobrol dengan tim dokter," lanjutnya.Tim dokter melalui juru bicaranya menjelaskan tindakan relaksasi ini lebih baik ketimbang pembiusan atau anastesi, karena hal yang membuat sang pasien dalam kondisi nyaman lebih dapat mengendalikan bagian sensorik otaknya.Sebelumnya pada 2009, hal serupa juga pernah terjadi, ketika seorang violin, Roger Frisch, tetap memainkan biolanya guna menemukan titik kendali di dalam kepalanya saat melakukan bedah otak. Aksinya memainkan biola dinilai sangat membantu tim dokter saat operasi tersebut.

Mahasiswa ini bernyanyi saat operasi tumor otak

Mahasiswa ini bernyanyi saat operasi tumor otak
Reuben Hill. ©Daily Mail

Mahasiswa di Imperial College, Inggris, bernama Reuben Hill, 22 tahun, harus dioperasi karena ada tumor sebesar bola golf di kepalanya. Tumor itu berada di saraf yang berhubungan dengan bahasa dan komunikasi.Sebagai anggota penyanyi paduan suara, Hill khawatir operasi itu akan membuat dia tidak bisa lagi menyanyi.Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (27/8), akhirnya dokter yang mengoperasi kepalanya menyuruh Hill menyanyi saat operasi berlangsung untuk memastikan saraf penting di otaknya tidak rusak dan kemampuan menyanyinya tidak hilang.Di tengah operasi dokter membangunkan Hill dan dia menyanyi lagu berjudul "10.000 Reasons.Operasi yang menggunakan laser itu akhirnya berjalan sukses. "Sekarang yang saya ingat hanya untuk berbahagia," kata Hill kepada BBC setelah tujuh bulan sejak operasinya.

Perempuan ini main biola ketika otaknya dioperasi

Perempuan ini main biola ketika otaknya dioperasi
Naomi Elishuv. ©Oddee

Pemain biola asal Lithuania Naomi Elishuv memainkan biola saat otaknya sedang dioperasi di Rumah Sakit Tel Aviv Sourasky Medical Center. Dia harus menjalani operasi itu karena menderita gejala gemetar di tangannya.Elishuv adalah pemain biola di Orkestra Simfoni Nasional Lithuania. Dua puluh tahun lalu dia diagnosa mengidap penyakit gemetar dan dipaksa berhenti bermain biola, seperti dilansir situs Oddee.com.Menurut direktur rumah sakit bagian saraf Yitzhak Fried, dokter meminta Elishuv bermain biola saat operasi karena para dokter perlu mengetahui di bagian saraf mana yang perlu diambil tindakan."Ketika kami berhasil menemukan lokasi yang tepat, gemetarnya hilang dan Elizhuv bisa terus memainkan lagu Mozart tanpa gangguan," ujar Fried.

Rekomendasi