Virus MERS mulai masuk dan jangkiti warga Inggris

Sementara virus MERS di Korea Selatan diklaim sudah hilang.

Muhammad Radityo
Oleh Muhammad Radityo - Reporter
Virus MERS mulai masuk dan jangkiti warga Inggris
virus MERS. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Peshkova

Sebuah rumah sakit di Inggris kemarin ditutup untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan menyusul adanya pasien yang diduga terjangkit virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di rumah sakit tersebut.

Kedua pasien tersebut telah diisolasi di Manchester Royal Infirmary, Inggris Utara untuk pengobatan lanjutan, ucap pejabat kesehatan publik setempat. "Sore ini kami mengonfirmasi bahwa ada penyelidikan terhadap dua pasien yang diduga terjangkit virus MERS, satu di antara mereka telah dipindahkan ke Rumah Sakit di Manchester Utara karena hasil tesnya yang tertunda" ucapnya, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (28/7).

Kendati demikian, Wakil Direktur kesehatan Publik Inggris Rosemary McCann mengatakan jika risiko Inggris terjangkit virus itu (MERS) masih cenderung rendah. Sementara itu, virus MERS dari negara dengan kasus MERS tertinggi, yaitu Korea Selatan diklaim sudah hilang. Hal itu dikatakan oleh pernyataan Perdana Menteri Korea Selatan, Hwang Kyo-Ahn saat rapat pemerintah terkait kesehatan publik.

"Korea Selatan secara resmi sudah terbebas dari Virus MERS, kini publik tidak perlu khawatir dan harus menghilangkan kekhawatirannya serta dapat kembali beraktivitas normal seperti biasa," ucap PM Hwang. Sampai saat ini belum ada vaksin untuk menyembuhkan virus tersebut. Penyebaran virus tersebut pun makin mengkhawatirkan.

Rekomendasi