Sejumlah sumber mengatakan pemimpin kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar Al-Baghdadi luka parah akibat serangan udara di sebelah barat Irak.Sumber yang punya hubungan dengan jaringan kelompok teroris itu mengungkapkan Baghdadi luka serius akibat serangan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat pada Maret lalu. Surat kabar the Guardian melaporkan, Selasa (21/4), sumber itu mengatakan luka sang khalifah itu awalnya hampir membuat dia tewas tapi secara perlahan dia membaik. Namun, karena kondisinya masih parah, dia belum bisa memimpin ISIS seperti yang biasa dilakukannya sehari-hari.Saking parahnya luka Baghdadi, sejumlah pemimpin ISIS mengadakan rapat mendadak buat memilih pemimpin baru jika sang khalifah benar-benar tewas.Dua pejabat berwenang, seorang dari pihak Barat dan satu lagi penasihat Irak, secara terpisah membenarkan serangn udara pada 18 Maret di distrik al-Baaj, Ninevah, dekat perbatasan Suriah itu benar-benar melukai Baghdadi.Sebelumnya pada November dan Desember tahun lalu sudah ada laporan Baghdadi terluka akibat serangan pasukan koalisi namun kabar itu tidak bisa dikonfirmasi.Pejabat itu mengatakan serangan udara pada iring-iringan tiga mobil di lokasi antara Desa Umm al-Rous dan al-Qaraan itu menargetkan para pemimpin ISIS dan diyakini menewaskan tiga pentolan kelompok itu. Pihak berwenang menyatakan saat itu mereka tidak tahu bahwa Baghdadi ada di dalam salah satu mobil itu."Benar, dia terluka di al-Baaj, dekat Desa Umm al-Rous pada 18 Maret lalu. Dia sedang berada di rombongan itu," kata Hisham al-Hashimi, pejabat Irak yang menangani isu ISIS kepada the Guardian.
Pemimpin ISIS al-Baghdadi luka parah akibat serangan udara
Dia terluka pada serangan 18 Maret lalu di sebelah barat Irak.
Advertisement
Rekomendasi