249 Dokumen Kependudukan Terbit di Hari Pertama Rakornas Dukcapil

Layanan jemput bola tersebut berlangsung selama dua hari, 3–4 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB di Atrium A-Point Bidakara, Pancoran, Jakarta.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
249 Dokumen Kependudukan Terbit di Hari Pertama Rakornas Dukcapil
Warga mengikuti layanan adminduk di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara langsung dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8).

Layanan jemput bola tersebut berlangsung selama dua hari, 3–4 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB di Atrium A-Point Bidakara, Pancoran, Jakarta. Kehadiran gerai pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen Ditjen Dukcapil untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Tak hanya peserta Rakornas, masyarakat maupun para pekerja di kawasan Bidakara yang sedang beristirahat siang atau beraktivitas di sekitar lokasi juga dapat memanfaatkan layanan tersebut.

Pelayanan teknis dilaksanakan oleh jajaran Ditjen Dukcapil dengan dukungan petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok.

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengatakan, kehadiran layanan jemput bola tersebut menjadi wujud nyata komitmen Ditjen Dukcapil dalam menghadirkan pelayanan adminduk yang mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas.

"Rakornas Dukcapil bukan hanya menjadi forum koordinasi nasional, tetapi juga momentum untuk menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan harus semakin mudah diakses, cepat, dan dekat dengan masyarakat," ujar Teguh dalam keterangannya, Selasa (4/8).

Berbagai layanan adminduk yang disediakan meliputi perekaman biometrik untuk penerbitan KTP elektronik bagi generasi pemula wajib KTP, perubahan foto KTP-el bagi perempuan yang telah berhijab, pencetakan KTP-el karena hilang atau rusak, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA).

Antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan tersebut cukup tinggi. Hingga Senin (3/8/2026) pukul 17.00 WIB atau hari pertama pelaksanaan, petugas berhasil menerbitkan dan menyerahkan langsung 249 dokumen kependudukan kepada para pemohon. Rinciannya, perekaman biometrik KTP-el untuk 1 pemohon, pencetakan KTP-el karena hilang atau rusak sebanyak 136 pemohon, perubahan foto KTP-el bagi perempuan berhijab sebanyak 31 pemohon, aktivasi IKD sebanyak 69 pemohon, serta pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 12 pemohon.

Menurut Teguh, tingginya pemanfaatan layanan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan adminduk yang mudah dijangkau sekaligus menjadi dorongan bagi Ditjen Dukcapil untuk terus menghadirkan layanan di tengah masyarakat.

"Aktivasi IKD menjadi salah satu fokus pelayanan karena pemerintah terus mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan. Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan adminduk secara lebih praktis, aman, dan efisien tanpa harus selalu membawa KTP elektronik," ujar Teguh.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat umum yang beraktivitas di kawasan Bidakara dan sekitarnya, layanan jemput bola ini juga terbuka bagi seluruh peserta Rakornas yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan. Seluruh layanan diberikan gratis tanpa dipungut biaya.

Dengan menghadirkan gerai pelayanan di lokasi Rakornas, Ditjen Dukcapil berharap semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan secara langsung sekaligus mengenal berbagai inovasi pelayanan digital yang terus dikembangkan untuk mendukung transformasi pelayanan publik di Indonesia.

Rekomendasi