Mantan Menteri Pendidikan Thailand Chaturon Chaisang kemarin sore waktu setempat ditangkap oleh militer Negeri Gajah Putih itu.
Chaturon, salah satu anggota penting Partai Pheu Thai, dibawa pergi tanpa perlawanan saat dia menggelar jumpa pers di Foreign Correspondents' Club of Thailand di Ibu Kota Bangkok, seperti dilansir kantor berita Xinhua, Selasa (27/5).
"Kudeta tidak bisa menyelesaikan konflik dalam masyarakat tapi hanya akan memburuk keadaan sebab itu tidak demokratis dan tidak bisa diterima oleh masyarakat global serta kebanyakan rakyat Thailand," kata Chaturon, seperti dikutip situs MCOT.net.
Chaturon memberitahu wartawan dia tidak menerima kudeta, dan kemudian memutuskan untuk tidak melapor ke Dewan Penjaga Ketertiban dan Perdamaian Nasional Thailand (NCPO). Dia juga menjelaskan dirinya akan membela haknya sendiri.
Chaturon termasuk salah satu toko kenamaan yang dipanggil oleh NCPO.
Satu surat perintah dikeluarkan NCPO mengatakan mereka yang tidak melapor ke dewan tersebut akan menghadapi hukuman penjara selama dua tahun dan denda 40.000 baht Thailand (Rp 14,2 juta).