Mayat siswa penelepon nomor darurat di kapal Sewol ditemukan

Dia menelepon nomor darurat itu tiga menit sebelum kru kapal mengirimkan sinyal gawat darurat.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Mayat siswa penelepon nomor darurat di kapal Sewol ditemukan
Kapal feri Korea Selatan tenggelam. ©REUTERS

Tim penyelamat kapal feri Sewol yang tenggelam di perairan Pulau Jindo, sebelah selatan Korea Selatan, hari ini menemukan mayat siswa yang pertama kali menghubungi nomor telepon darurat saat kapal akan terbalik.Situs asiaone.com melaporkan, Kamis (24/4), siswa bernama Choi itu menelepon nomor 119 pada pukul 08.52 Rabu pekan lalu. Dia menelepon nomor darurat itu tiga menit sebelum kru kapal seberat 6.825 ton itu mengirimkan sinyal gawat darurat.Saat menelepon nomor darurat itu Choi sempat mengucapkan kalimat "Selamatkan kami. Kapal ini tenggelam." Reaksi penyelamatan yang lambat dari petugas, membuat keluarga korban marah.Kantor berita Yonhap mengatakan para penyelam berhasil mendapatkan mayat choi pagi tadi dan jenazahnya sudah diidentifikasi oleh orangtuanya.Tes DNA juga akan dilakukan buat memastikan identitas korban.Hingga hari ini jumlah korban tewas dipastikan mencapai 162 orang dan 140 lainnya masih hilang. Mayat mereka diduga terjebak di dalam kapal.Choi merupakan satu dari 325 siswa sekolah menengah atas di kapal yang membawa 476 penumpang.Saat menelepon 119, petugas menanyai Choi soal koordinat kapal dan jumlah penumpang. Seorang petugas penjaga pantai kemudian mengatakan kepada wartawan, petugas gawat darurat yang menerima telepon itu mengira Choi adalah anak buah kapal.Polisi kini sudah menangkap kapten kapal dan 11 anak buah kapal buat dimintai keterangan.

Rekomendasi