Qaddafi jalani operasi plastik tanpa dibius

"Dia takut seseorang bisa membunuh dia." kata Dr Liacya Ribeiro.

Faisal Assegaf
Oleh Faisal Assegaf - Reporter
Qaddafi jalani operasi plastik tanpa dibius
Mendiang pemimpin Libya Muammar Qaddafi. (telegraph.co.uk)

Mendiang pemimpin Libya Muammar al-Qaddafi dikenal nyentrik. Banyak rahasia menyelimuti kehidupannya mulai terbuka sehabis dia tewas ditembak pemberontak akhir Oktober 2011.Kali ini giliran Dr Liacya Ribeiro buka suara. Dokter asal Brasil ini pernah melakukan operasi plastik terhadap wajah Qaddafi. Operasi dilaksanakan dengan bius lokal," katanya kepada BBC, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (3/2). "Dia takut seseorang bisa membunuh dia."Kesaksian Ribeiro ini diambil untuk pembuatan film dokumenter BBC berjudul Anjing Gila: Dunia Rahasia Qaddafi. Gilanya lagi, operasi plastik itu berlangsung pukul dua dini hari. Operasi itu berlangsung dalam bunker di bawah kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli. "Ruang operasi itu seperti dalam rumah sakit besar," kenang Ribeiro. "Fasilitasnya sangat bagus."Meski bagi sebagian besar rakyat Libya Qaddafi menakutkan, namun Ribeiro ingat Qaddafi orang baik. "Dia sangat menyenangkan. Dia hobi nonton televisi," ujarnya. Qaddafi mengembuskan napas terakhir setelah ditangkap di dalam sebuah gorong di kota kelahirannya, Sirte. Setelah empat hari menjadi tontonan di Kota Misrata, kota terbesar kedua setelah Tripoli, jenazahnya dimakamkan di lokasi dirahasiakan di tengah gurun. Tiga putranya ikut terbunuh dalam pemberontakan itu, yakni Mutasim Billah, Hannibal, dan Khamis. Sedangkan Aisyah, Muhammad, dan Saadi mengasingkan diri mereka ke Niger. Sedangkan Syaiful Islam masih ditahan di Tripoli untuk disidang. Tiga tahun setelah kematian Qaddafi, situasi di Libya kian memburuk. Sebab jaringan Al-Qaidah sudah beroperasi di sana. Selain itu, konflik antar suku terus meletup.

Rekomendasi