Sebanyak 21 tembakan dan pengawalan penuh dari penjaga kehormatan mengiringi peti jenazah mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela saat menggelar upacara pemakaman kenegaraan yang berlangsung hari ini di perbukitan di desa tempat masa kecil Mandela di Provinsi Eastern Cape.
Sebuah nyanyi dari Suku Xhosa, 'Memenuhi Janji Anda', terdengar saat permulaan upacara, untuk mencerminkan tradisi suku Mandela yang menjadi kebanggaan negara di mana dia berubah dari seorang pembangkang menjadi presiden, seperti dilansir situs asiaone.com, Ahad (15/12).
Tenda yang dibangun khusus di tempat pemakaman Mandela telah menarik 4.500 orang, yang turut dihadiri keluarga presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan itu, termasuk janda Mandela, Graca Machel, dan mantan istrinya, Winnie Madikizela-Mandela.
Para pejabat pemerintah Afrika Selatan serta pejabat asing dan selebriti, mulai dari Pangeran Charles dari Inggris hingga ratu bincang-bincang, Oprah Winfrey, juga turut menghadiri upacara pemakaman Mandela.
Pemakaman Mandela menutup babak akhir seorang tokoh publik yang menjulang, di mana keberanian dan ketabahan moralnya menjadikan dia sebagai sebuah simbol kebebasan dan harapan global.
Pemakaman itu turut mengakhiri masa berkabung nasional selama sepuluh hari untuk mengingat dan menghormati kehidupan pemimpin kulit hitam pertama Afrika Selatan yang terpilih melalui keterwakilan penuh dalam sebuah pemilu multiras.
Upacara pemakaman kenegaraan Mandale berlangsung selama dua jam dan disiarkan di seluruh dunia.
Makam Mandela berada di kawasan milik keluarga yang luas, yang dibangun Mandela di daerah pedesaan di Qunu, setelah dia dibebaskan dari penjara pada 1990.