Mantan uskup agung Afrika Selatan sekaligus tokoh anti-Apartheid Desmond Tutu memastikan tidak hadir di pemakaman Nelson Mandela di Desa Qunu, tempat lahir Mandela. Juru bicaranya beralasan dia tidak dapat undangan khusus.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (14/12), padahal lelaki ini sahabat dekat Mandela, bahkan sama-sama meraih Nobel Perdamaian. "Mungkin dia tidak tercatat dalam undangan. Jadi dia tidak menghadirinya," kata Rev Mpho Tutu, putri Desmond.
Jenazah Mandela sudah diterbangkan ke kampung halamannya dan peti matinya diselimuti bendera Afrika Selatan. Dalam upacara khidmat disiarkan sejumlah televisi lokal, Kongres Nasional Afrika (ANC) dan militer menyerahkan Mandela untuk dikuburkan.
Dalam kesempatan itu Presiden Jacob Zuma memuji Mandela dan menceritakan detil perjuangan pembabasan dia. "Mandela salah satu orang langka yang bisa menggabungkan teori dengan praktek dan ini tidak mudah dilakukan, Ujar Zuma.
Zuma juga menyayangkan jika Desmond tidak datang di penghormatan terakhir pada Mandela. Juru bicara dan Desmond sendiri menolak berkomentar lebih jauh. Padahal Desmond sudah pasti berada dalam daftar tamu penting. Zuma berharap ada solusi dari masalah kecil ini. "Dia tentu saja diundang. Dia orang sangat penting," ujar juru bicara Zuma, Mac Maharaj.