Penerjemah palsu saat pemakaman Mandela kini tengah diburu

Polisi menyatakan mereka tidak mengetahui siapa pria itu dan bagaimana dia bisa mendapat tanga pengenal keamanan.

Vincent Asido Panggabean
Penerjemah palsu saat pemakaman Mandela kini tengah diburu
Penerjemah bahasa isyarat di upacara pemakaman Nelson Mandela. dailymail.co.uk

Pemerintah Afrika Selatan kemarin menyatakan sebuah perburuan orang telah dilancarkan untuk menangkap seorang penerjemah palsu yang memberikan bahasa isyarat tidak memiliki makna sama sekali, selama upacara penghormatan bagi mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela.

Pria tidak dikenal itu dengan tanda pengenal keamanan melingkar di lehernya naik ke panggung dan memberi isyarat dengan tangannya di samping tamu kehormatan yang memberi sambutan selama upacara penghormatan di Stadion FNB di Kota Johannesburg dua hari lalu. Acara itu ditayangkan melalui televisi kepada jutaan pemirsa, seperti dilansir situs xinhuanet.com, Kamis (12/12).

Para ahli mengatakan isyarat tangan yang diberikan oleh penerjemah palsu itu sama sekali tidak memberikan makna apa pun. Warga Afrika Selatan penderita tunarungu telah menyampaikan kemarahan mereka terhadap penerjemah bahasa isyarat palsu itu.

Menteri di Kantor Presiden Afrika Selatan Collins Chabane kemarin mengatakan dalam sebuah jumpa pers bahwa pemerintah telah menyampaikan keprihatinannya dalam berbagai kesempatan mengenai penggunaan bahasa isyarat yang tidak benar itu.

Polisi menyatakan mereka tidak mengetahui siapa pria itu dan bagaimana dia bisa mendapat tanda pengenal keamanan.

"Pemerintah sedang menyelidiki masalah ini, tapi belum bisa menyimpulkan penyelidikan ini karena adanya jadwal pelaksanaan acara yang berkaitan dengan pemakaman kenegaraan," kata Chabane.

Dia mengatakan pemerintah akan melaporkan kembali kepada masyarakat setelah penyelidikan mengenai masalah itu selesai.

Rekomendasi