Pemerintah Filipina sebut korban tewas Topan Haiyan 2.275 jiwa

Kemarin pemerintah menyatakan korban tewas mencapai 1.744 orang.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Pemerintah Filipina sebut korban tewas Topan Haiyan 2.275 jiwa
Kerusakan akibat Topan Super Haiyan. ©REUTERS/Romeo Ranoco

Pemerintah Filipina hari ini menambah jumlah korban tewas Angin Topan Haiyan menjadi 2.275 jiwa. Sebelumnya Presiden Benigno Aquino III mengatakan korban tewas akibat bencana Topan Haiyan tidak sampai 10 ribu jiwa.Aquino kemarin mengatakan korban tewas hanya di kisaran 2.000 dan kemungkinan bertambah menjadi 2.500 orang seiring belum masuknya data laporan dari 29 kota yang dihantam topan terganas dalam sejarah itu, seperti dilansir surat Kabar Wall Street Journal, Rabu (13/11).Pada pagi hari ini Dewan Manajemen Penanggulangan Risiko Bencana Nasional melansir data yang menyebutkan korban tewas mencapai 1.833. Angka itu sudah membuat Topan Haiyan masuk lima bencana nasional terbesar dalam sejarah Filipina.Sebanyak tujuh juta penduduk di 41 provinsi menderita akibat bencana ini. Kerusakan meliputi 149.756 rumah, sebagian besar hancur, dan 582.303 orang terpaksa mengungsi. Delapan orang dilaporkan hilang.Kerusakan infrastruktur diperkirakan mencapai Rp 53,4 miliar dan kerusakan di sektor pertanian dan peternakan di kisaran 1,8 triliun.

Rekomendasi