Reaktor nuklir Fukushima di Jepang bocor

Sebanyak 120 ton air telah terkontaminasi akibat kebocoran itu.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Reaktor nuklir Fukushima di Jepang bocor
Reaktor nuklir Fukushima di Jepang. ©Reuters

Air radioaktif dari pusat penampungan pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima Daiichi, Jepang, dua hari lalu bocor dan diduga telah merembes ke tanah.Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, Selasa (9/4), kebocoran itu terjadi sehari setelah perusahaan Tokyo Electric Power Co. (TEPCO) mengatakan sebanyak 120 ton air telah terkontaminasi akibat kebocoran di salah satu dari tujuh tangki penampungan air bawah tanah di fasilitas perbaikan akibat tsunami. TEPCO menyebut air mengandung radioaktif itu terdeteksi di luar sebuah tangki namun diduga tidak akan mengalir hingga ke laut."Kami telah mendeteksi ada sedikit air radioaktif yang bocor dari tangki itu meski ketinggian air dalam tangki tidak berkurang," kata sebuah pernyataan.Tangki air itu digunakan untuk mendinginkan reaktor nuklir setelah bahan radioaktif caesium dipindahkan. Rangkaian kebocoran itu terjadi setelah salah satu sistem pendingin bahan bakar atom di pembangkit itu rusak sementara Jumat lalu.Bahan bakar nuklir harus tetap dingin untuk menghindari terlalu panasnya suhu udara yang bisa mengakibatkan terjadi reaksi atom yang bisa menimbulkan kebocoran.Pembangkit listrik itu dihantam tsunami pada Maret dua tahun lalu kemudian bocor ke sejumlah wilayah hingga membuat tanah terkontaminasi dan puluhan ribu orang harus mengungsi.

Rekomendasi