Paus Benediktus XVI hari ini akan memberikan pidato terakhirnya di Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan. Hal ini dilakukan Paus sehari sebelum pengunduran dirinya sebagai pemimpin umat Katolik sejagat.
Situs asiaone.com melaporkan, Rabu (27/2), Takhta Suci Vatikan menyatakan 50 ribu orang dilaporkan telah memesan tiket untuk menghadiri perayaan itu. Namun, polisi memperkirakan sekitar 200 ribu orang akan mendatangi Vatikan.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya acara, Polisi akan menyiapkan alat pendeteksi logam, menyebar beberapa penembak jitu, dan menyiapkan beberapa klinik di sekitar lokasi.
Polisi juga menyatakan setiap mobil sudah tidak boleh parkir di dekat lokasi sejak kemarin malam. Aturan ini mulai berlaku efektif mulai pagi ini pukul 7.00 waktu setempat.
Meski pada biasanya pidato mingguan akan dilakukan di dalam gereja, namun mengingat jumlah jemaat yang akan menghadiri acara ini mencapai ribuan orang, maka kali ini Paus akan menyampaikan pidatonya di Lapangan Basilika Santo Petrus.
Acara ini akan dimulai sekitar pukul 10.00 waktu setempat atau 16.30 waktu Jakarta. Biasanya perayaan ini berlangsung sekitar satu jam di mana diisi dengan doa-doa dan ritual khotbah dari Paus.
Pada besok harinya, Paus akan terbang dengan helikopter ke Kastil Gondolfo, sekitar 24 kilometer selatan Ibu Kota Roma, Italia. Dia akan resmi berhenti pada pukul 20.00 waktu setempat.
Paus asal Jerman yang memiliki nama asli Joseph Ratzinger ini menyatakan pengunduran dirinya dua pekan lalu. Dia menyebut tubuh dan pikirannya sudah terlalu lemah untuk mengikuti perkembangan dunia modern.