Polisi Pakistan Tangkap 19 Orang Staf Restoran karena Tak Diberi Burger Gratis

Selasa, 15 Juni 2021 11:07 Reporter : Hari Ariyanti
Polisi Pakistan Tangkap 19 Orang Staf Restoran karena Tak Diberi Burger Gratis burger. ©2012 pancious.com

Merdeka.com - Sekelompok polisi di Pakistan melawan ketika pegawai di restoran menolak memberi mereka burger gratis, menangkap 19 staf di restoran tersebut.

Para pekerja di jaringan restoran burger Johnny & Jugnu di Lahore ditangkap dan ditahan selama tujuh jam pada Sabtu, membuat daput di restoran tersebut tak terurus dan para pelanggan terbengkalai.

“Ini bukan pertama kali hal seperti ini terjadi dengan tim dapur kami di restoran kami, tapi kami ingin memastikan ini adalah yang terakhir,” kata jaringan restoran cepat saji itu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di media sosial, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (15/6).

Masalah bermula ketika seorang staf menolak sebuah “permintaan dari tamu penting khusus”.

Staf restoran menyampaikan kepada AFP, sebagian besar dari mereka yang ditangkap merupakan anak-anak muda, termasuk sejumlah mahasiswa.

Menyusul kemarahan publik, sembilan polisi yang terlibat dalam insiden itu diskors. Demikian disampaikan pejabat polisi provinsi, Inam Ghani di Twitter.

“Tidak ada satu pun yang diizinkan main hakim sendiri,” jelas Ghani.

Petugas polisi Pakistan terkenal karena korupsi dan meminta suap dari pengusaha lokal.
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan menyerukan reformasi di kepolisian Punjab, mengatakan “para kroni” telah ditunjuk politikus untuk mengendalikan kantor polisi. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini