Sebuah pesawat skydiving berpenumpang 20 orang jatuh tak lama setelah lepas landas di Tennessee, Amerika Serikat, pada Minggu (8/6). Menurut keterangan Departemen Kepolisian Tullahoma, sejumlah penumpang terluka dalam kecekaaan ini.
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Regional Tullahoma sekitar pukul 12.30 dan jatuh tak lama setelah lepas landas, menurut Petugas Keterlibatan Masyarakat Tullahoma, Lyle Russell, mengonfirmasi kepada Fox News Digital.
Ada 20 orang, termasuk awak pesawat, di dalam pesawat saat jatuh. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini, seperti dikutip dari laman Fox News, Senin (9/6).
Para pejabat menyampaikan dalam konferensi pers, pesawat tersebut mengalami "masalah yang tidak diketahui" tak lama setelah lepas landas sehingga menabrak pepohonan dan lahan di darat.
Russel mengatakan, tiga orang dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis menggunakan helikopter, sementara satu korban dibawa dengan transportasi darat karena cedera serius. Sementara korban yang mengalami cedera ringan ditangani petugas tanggap darurat di lokasi kejadian.
Kantor kepolisian menyampaikan, pesawat skydiving tersebut jenis DeHaviland DH-6 Twin Otter.
"Tidak ada fasilitas darat atau fasilitas bandara yang rusak dan tidak ada korban luka yang dilaporkan di darat," jelas para pejabat.