Peneliti Temukan 400 Kilogram Tulang Hewan Purba dari Gua Bekas Sarang Hyena, Tersimpan Selama 42.000 Tahun

Peneliti baru bisa memasuki gua tersebut dua tahun lalu.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Peneliti Temukan 400 Kilogram Tulang Hewan Purba dari Gua Bekas Sarang Hyena, Tersimpan Selama 42.000 Tahun
Tumpukan tulang hewan purba yang ditemukan di dalam gua di Siberia. (V. S. Sobolev Institute of Geology and Mineralogy)

Lima tahun lalu, penduduk di Khakassia di Siberia menemukan gua yang belum pernah tersentuh selama 42.000 tahun. Karena berada di daerah terpencil, ahli paleontologi tidak bisa mengeksplorasi dan meneliti isi gua tersebut.

Para ahli baru bisa memasuki gua tersebut pada Juni 2022 dan mereka menemukan tumpukan tulang hewan purba. Setelah dikumpulkan, totalnya sebanyak 400 kilogram tulang hewan.

Dikutip dari Live Science, Jumat (9/8), tulang ini berasal dari tulang predator dan hewan yang menjadi mangsa, berasal dari Zaman Pleistosen sekitar 2,6 juta sampai 11.700 tahun lalu. Ada tulang beruang coklat, serigala, rubah, mamut atau gajah purba, yak atau sejenis lembu berbulu panjang, rusa, kijang, bison, kuda, hewan pengerat, burung, ikan, dan katak.

Tidak hanya itu, para peneliti juga menemukan dua tengkorak hyena gua yang masih utuh. Ahli paleontologi menduga hyena ini hidup di dalam gua tersebut karena tulang mereka memiliki tanda bekas gigitan sesuai dengan gigitan hyena. Menurut ahli, gua ini dulunya merupakan kandang hyena dan yang terbesar yang pernah ditemukan.

Para peneliti mengunggah video penemuan ini pada 20 Juni lalu.

“Selain itu, kami menemukan serangkaian tulang dalam urutan anatomi. Misalnya, pada badak, tulang ulna dan tulang jari-jarinya menyatu,” kata Dmitry Gimranov, peneliti senior di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia Cabang Ural, dalam pernyataannya.

“Ini menunjukkan bahwa hyena menyeret sebagian bangkai ke dalam sarangnya."

Para peneliti juga menemukan tulang anak hyena, yang tidak seutuh tulang lainnya karena sangat rapuh. Tulang anak hyena ini mengindikasikan mereka dibesarkan di dalam gua tersebut.

"Kami bahkan menemukan satu tengkorak utuh (hyena) muda, banyak tulang rahang bawah dan gigi susu," kata Gimranov.

Tulang-tulang ini dikirim ke Yekaterinburg untuk analisis lebih lanjut.

Rekomendasi