Partai Tak Kunjung Sepakat Koalisi, Israel Siap Langsungkan Pemilu Putaran ke-3
Merdeka.com - Pemilihan Perdana Menteri Israel akan memasuki babak ketiga. Pada dua pemilu sebelumnya, kedua partai politik utama Negeri Zionis gagal meraih suara terbanyak di parlemen.
Belum ada informasi lebih lanjut akan keberhasilan kedua partai yang dipimpin oleh petahana Benjamin Netanyahu dan oposisi Benny Gantz membentuk pemerintah koalisi. Benny Gantz mengatakan sanggup untuk membentuk koalisi. Namun, dia tidak menginginkan Natanyahu menjadi Perdana Menteri Israel.
Dilansir dari VOA Indonesia, Sabtu (21/9), meski waktu yang tersedia untuk melakukan perundingan masih berpekan-pekan, tetapi syarat-syarat yang diberikan antara masing-masing partai justru menghalangi perundingan. Selain itu, kemungkinan juga akan menjadi berlarut-larut hingga melampaui tenggat waktu.
Sebelumnya, hasil hitung suara mencatatkan Partai Biru dan Putih yang berhaluan tengah, meraih 33 kursi di parlemen yang beranggotakan 120 orang, sementara partai konservatif Netanyahu, Partai Likud, hanya meraih 31 kursi.
Tidak ada satupun partai yang dapat membentuk pemerintahan yang mengontrol setidaknya 61 kursi tanpa dukungan Avigdor Lieberman dari Partai Yisrael Beitune. Akan tetapi, kekukuhannya untuk membentuk pemerintah sekuler akan memaksa keluar sekutu-sekutu kuat Netanyahu, yakni partai-partai ultra-Orthodoks dan sebuah partai relijius lain yang nasionalis.
Reporter Magang: Ellen Riveren
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya