Misteri di Wuhan: Pasien Sembuh dari Corona Sudah Dites Negatif Tapi Kemudian Positif

Selasa, 31 Maret 2020 06:17 Reporter : Pandasurya Wijaya
Misteri di Wuhan: Pasien Sembuh dari Corona Sudah Dites Negatif Tapi Kemudian Positif Perpisahan perawat dan pasien virus corona di Wuhan. ©AFP/STR

Merdeka.com - Kasus-kasus pasien corona yang sudah sembuh tapi kemudian kembali terinfeksi virus corona kini menjadi misteri di China di saat pemerintah akan mencabut aturan karantina supaya warga bisa keluar dari Kota Wuhan, pusat pandemi, bulan depan. Kejadian ini juga memicu kekhawatiran akan munculnya gelombang kedua rangkaian kasus corona.

Dari 18 Maret hingga 22 Maret Kota Wuhan melaporkan tidak ada satu pun kasus baru corona yang menyebar lewat penularan domestik--artinya penularan dari seorang warga ke warga lainnya. Pencapaian ini dipandang sebagai titik balik dari perjuangan melawan virus corona yang sudah menjangkiti lebih dari 80.000 orang di China. Lebih dari separuh kasus ini terjadi di Wuhan.

Namun sejumlah warga Wuhan yang awalnya dites positif lalu dirawat dan sembuh kemudian dites lagi positif terinfeksi virus corona untuk kedua kalinya.

Dilansir dari laman NPR pekan lalu, berdasarkan data dari sejumlah lokasi karantina di Wuhan yang menampung sejumlah pasien untuk diteliti setelah mereka keluar dari rumah sakit, sekitar 5-10 persen pasien dinyatakan "sembuh" tapi kemudian dites positif lagi.

Baca Selanjutnya: Tidak Bergejala...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini