Ledakan Besar dan Tembakan Sporadis Guncang Kawasan Zona Hijau di Afghanistan

Rabu, 4 Agustus 2021 09:52 Reporter : Hari Ariyanti
Ledakan Besar dan Tembakan Sporadis Guncang Kawasan Zona Hijau di Afghanistan Dokumen foto pelaksanaan salat Idulfitri pada Mei 2021 di Istana Presiden Afghanistan di Kabul. ©Hedayatullah Amid/EPA via Al Jazeera

Merdeka.com - Sebuah ledakan besar disusul tembakan sporadis mengguncang ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Selasa (3/8), dalam sebuah serangan yang diduga menargetkan penjabat menteri pertahanan. Sedikitnya 10 orang terluka dalam insiden tersebut, menurut pejabat kesehatan.

Beberapa ledakan kecil juga bisa terdengar termasuk tembakan. Belum jelas apakah korban luka-luka tersebut disebabkan ledakan atau tembakan.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun serangan ini terjadi ketika para gerilyawan Taliban terus maju dengan serangan yang menekan ibu kota provinsi di selatan dan barat negara itu.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Mirwais Stanekzai menyampaikan ledakan terjadi di lingkungan elit Sherpur, dengan pengamanan ketat yang dikenal sebagai ‘Zona Hijau’. Kawasan itu merupakan lokasi beberapa rumah pejabat senior pemerintah.

Stanekzai mengatakan, nampaknya rumah penjabat Menteri Pertahanan Bismillah Khan Mohammadi ditargetkan dalam serangan tersebut. Partainya, Jamiat-e-Islami, menyampaikan Bismillah Khan tidak sedang berada di rumah tersebut dan keluarganya telah dievakuasi dengan aman.

Seorang pemimpin partai dan mantan wakil presiden, Younus Qanooni, memastikan kepada partainya dalam sebuah pesan yang dibagikan di media sosial dan keluarganya aman.

Kementerian Pertahanan merilis sebuah video di mana Mohammadi mengatakan ajudannya terluka dalam sebuah serangan bunuh diri.

“Saya memastikan kepada rekan sebangsaku tercinta bahwa serangan semacam itu tidak dapat berdampak pada keinginanku untuk membela bangsa dan negaraku,” jelasnya, dikutip dari France 24, Rabu (4/8).

Stanekzai mengatakan keempat penyerang ditembak mati personel keamanan dan polisi melakukan operasi pembersihan dilakukan. Semua jalan menuju rumah menteri dan wisma ditutup.

Juru bicara kepala kepolisian Kabul, Ferdaws Faramarz mengatakan, ratusan penduduk di daerah itu dipindahkan ke tempat yang aman. Dia mengatakan personel keamanan juga telah melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah.

Sedikitnya 10 orang terluka dalam serangan itu dan dibawa ke rumah sakit di ibu kota, kata juru bicara kementerian kesehatan Dastgir Nazari.

ISIS mengklaim beberapa serangan di Kabul baru-baru in, tapi pemerintah menyalahkan Taliban dan Taliban menyalahkan pemerintah.

Baca juga:
Perang Afghanistan: Mayat-Mayat Bergelimpangan di Jalanan Lashkar Gah
Memetakan Wilayah Afghanistan yang Berhasil Direbut dan Dikuasai Taliban
Taliban Akui Bunuh Seorang Komedian TikTok Afghanistan
Ribuan Penerjemah Beserta Keluarga Dievakuasi dari Afghanistan ke AS
Taliban: Tidak Ada yang Ingin Ada Perang Sipil di Afghanistan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini