Kutuk Iran Usai Gempuran Rudalnya Guncang Al Udeid, Qatar Bikin Perhitungan: Kami Punya Hak Membalas
Qatar sangat terluka atas perbuatan Iran dan menganggap serangan tersebut sebagai pelanggara terhadap kedaulatan Negara Qatar.
Konflik Israel dan Iran merembet ke sejumlah negara di timur tengah. Terlebih setelah Amerika Serikat menyerang pusat nuklir Iran memicu ketegangan lebih serius.
Pada Senin (23/6) waktu setempat, Iran membalas perbuatan AS dengan menyerang Pangkalan Militer di sejumlah negara. Salah satunya di Al Udeid, Qatar.
Serangan itu membuat murka Qatar. Mereka geram ikut terseret dalam ketegangan Iran, Israel dan AS. Qatar bersikap tegas, membuat perhitungan membalas apa yang dilakukan Iran pada negaranya.
"Negara Qatar mengecam keras serangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid oleh Garda Revolusi Islam Iran," kata Juru Bicara Kemlu Qatar, Majed Al Ansari, melalui media sosial X. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (24/6).
Al Ansari mengatakan Qatar sangat terluka atas perbuatan Iran dan menganggap serangan tersebut sebagai pelanggara terhadap kedaulatan Negara Qatar, ruang udaranya, hukum internasional, dan Piagam PBB.
"Kami menegaskan bahwa Qatar memiliki hak untuk membalas secara langsung, dengan langkah yang setara sifat dan skalanya dengan agresi kurang ajar ini, sesuai dengan hukum internasional," kata Al Ansari.
Pastikan Militer Qatar Sudah Dievakuasi
Namun demikian, dia pastikan saat serangan terjadi militer Qatar beserta "pasukan sekutu" telah dievakuasi dari pangkalan militer tersebut sebagaimana prosedur keamanan dan tindakan pencegahan yang berlaku serta ketegangan di kawasan.
Seperti diketahui, pada Senin malam waktu setempat, angkatan bersenjata Iran memastikan bahwa mereka telah meluncurkan serangan rudal terhadap Pangkalan Militer Amerika Serikat Al Udeid di Qatar.
Iran menegaskan bahwa serangan tersebut adalah untuk membalas serangan AS terhadap fasilitas nuklir mereka.