Aphrodite adalah dewi Yunani kuno. Patung kepalanya ditemukan di pusat kota Roma, Italia.
"Kepala" Dewi Aphrodite Berusia 2.086 Tahun Ditemukan di Bawah Fondasi Tembok dalam Kondisi Utuh, Begini Bentuknya
Arkeolog di kota Roma, Italia, menemukan patung marmer kepala dewi kuno Yunani. Kepala tersebut kemungkinan milik dewi Aphrodite. Patung ini ditemukan saat pengerjaan proyek pengembangan alun-alun kota, dikutip dari laman Greek Reporter, Minggu (9/7).
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Wali Kota Roma, Roberto Gualtieri.
Sumber: Greek Reporter
Advertisement
Patung kepala marmer itu ditemukan saat proyek pengerjaan Mauseloum Augustus dan Piazza Augusto Imperatore di kota Roma, di mana sisi timur area ini sedang dalam pengerjaan.
Inspektorat Kota Roma, badan publik yang bertugas mengelola, memelihara, dan mengevakuasi warisan penting arkeologi, sejarah-artistik di ibu kota Italia itu, mengatakan temuan tersebut adalah patung berukuran sebesar kepala manusia yang dipahat di atas marmer Yunani.
Advertisement
Advertisement
Foto: Pemerintah Kota Roma
"Berkat kerja teliti arkeolog di Badan Pengawas, kami bisa memperdalam pengetahuan yang menjadi bagian kota ini yang menakjubkan kami dengan kekayaan sejarah ribuan tahunnya."
Claudio Parisi Presicce, Inspektur Inspektorat Kota Roma.
Advertisement
Sumber: Greek Reporter
Sebuah foto yang diunggah di Twitter oleh Inspektorat Kota Roma menunjukkan bagaimana patung kuno yang cantik itu ditemukan. Patung ditemukan dengan wajah menghadap bawah di dalam fondasi tembok yang diyakini dibangun pada zaman kuno.
Advertisement
Karya seni itu mungkin bagian dari puing-puing yang digunakan kembali sebagai bahan bangunan, dan dilindungi dari kerusakan selama berabad-abad berkat tumpukan tanah liat tempat fondasi tembok itu berada. Menurut Parisi Presicce, penggunaan kembali patung, bahkan dengan nilai yang signifikan, adalah praktik yang sangat umum di akhir Abad Pertengahan, yang memungkinkan, seperti dalam kasus ini, pelestarian karya seni penting yang berhasil. Temuan ini diserahkan ke ahli restorasi untuk dibersihkan, dan kepada arkeolog untuk studi lebih lanjut yang memungkinkan identifikasi akurat dan perkiraan usia patung dan asal usulnya.