Kaos Kaki Bergaris Warna Warni Pertama Kali Dibuat Orang Mesir Kuno 1900 Tahun Lalu, Begini Bentuknya
Kaos kaki telah ada sejak Zaman Batu. Saat itu, manusia purba yang tinggal di gua-gua memakai kaos kaki yang dibuat dari kulit atau bulu hewan. Namun orang yang pertama kali memakai kaos kaki yang terbuat dari kain atau benang rajut adalah orang Mesir kuno.
Orang Mesir kuno juga dianggap sebagai yang pertama menemukan kaos kaki bergaris. Kendati hal ini masih belum pasti dan banyak yang meragukan, tapi dapat dipastikan orang Mesir kuno yang pertama kali memakai kaos kaki bergaris. Demikian dikutip dari Ancient Pages.
Advertisement
Advertisement
Foto: Kaos kaki anak Mesir kuno. Sumber: The British Museum
Advertisement
Kaos kaki anak ini berasal dari tahun 300 Masehi, ditemukan di tempat sampah di kota kuno Antinoupolis, Mesir kuno ketika dikuasai Romawi.
Awalnya peneliti kesulitan mengamati warna asli kaos kaki kuno ini. Namun setelah menggunakan pencitraan multispektrum, ilmuwan memastikan kaos kaki ini menggunakan pewarna. Dengan kombinasi teknik pencitraan multispektrum dan teknik lainnya, mempermudah para peneliti menguji artefak yang ukurannya sangat kecil dan rapuh tanpa berisiko merusak benda tersebut.
Advertisement
Berdasarkan hasil penelitian, kaos kaki anak Mesir kuno ini dulunya berwarna merah, biru, dan kuning.
Advertisement
Mengapa kombinasi warna merah, biru dan kuning yang dipilih, tidak diketahui alasannya. Kemungkinan karena orang tua bocah ini menyukai warna tersebut atau mungkin ada arti simbolis di balik pemilihan tiga warna tersebut. Jawabannya belum ditemukan sampai saat ini.
Orang Mesir kuno diketahui sangat pemilih dalam hal pakaian dan kain yang mereka kenakan. Pakaian adalah salah satu elemen paling penting dalam kehidupan seseorang pada masa itu.
Advertisement
Pada zaman Mesir kuno, pakaian dianggap sebagai simbol nyata posisi sosial dan kekayaan seseorang. Pakaian juga digunakan sebagai jaminan utang atau diberikan sebagai tanda hormat dan kehormatan atau ditinggalkan sebagai warisan.
Advertisement
Orang Mesir kuno tidak beda dengan orang dari perabadan lainnya. Mereka menyukai pakaian warna warni, tapi ada perbedaan cara berpakaian antara orang kaya dan miskin.