Iran Ancam Hancurkan Israel Jika Ganggu Kepentingannya di Timur Tengah
Merdeka.com - Iran mengeluarkan ancaman untuk Israel jika berani mengganggu kepentingannya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi menegaskan pihaknya akan menghancurkan Israel jika negara zionis itu mengganggu kepentingan Iran di wilayah Timur Tengah.
Hal ini disampaikan Mousavi pada Rabu (12/2), dilaporkan kantor berita Mehr.
"Republik Islam Iran akan membalas dengan tanggapan yang menghancurkan yang akan menyebabkan penyesalan atas apapun jenis agresi atau tindakan bodoh dari rezim ini yang melawan kepentingan kami di Suriah dan wilayah ini," tegasnya, dikutip dari Alarabiya, Kamis (13/2).
Pejabat Iran menuding Israel melancarkan serangan terhadap pasukan militer di Suriah yang beraliansi dengan Teheran.
Sempat di Ambang Perang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPada 2018 lalu, mencuat isu Iran akan berperang melawan Israel. Berbagai konfrontasi dilakukan Israel yang diprediksi bakal mengundang reaksi keras dari Iran.
Saat itu Israel memulai konfrontasi dengan mengebom pangkalan udara Suriah hingga menyebabkan tewasnya sejumlah pasukan militer Iran. Ada dua serangan dilakukan Israel. Yang pertama dilakukan pada 10 Februari 2018. Saat itu Iran mengirim pesawat nirawak ke wilayah udara yang dikontrol Israel, dan pasukan Israel menaklukkannya. Yang kedua adalah ketika pesawat Israel menyerbu pangkalan militer T-4 di Suriah pada 9 April 2018.
Dilansir dari Al Arabiya, Iran diduga tak diam menghadapi provokasi Israel. Analis militer Israel mengungkapkan pengiriman senjata berat Iran ke Suriah akan digunakan untuk memperkuat pasukan militer Iran di negara tersebut.
Namun, pihak Iran seakan masih ragu-ragu meluncurkan responnya. Menurut pejabat Iran, negaranya ingin sebuah konfrontasi di mana Iranlah yang menentukan kerangkanya, bukan Israel.
Jika Iran memutuskan untuk mendorong pasukan Hizbullah ke medan perang, maka Israel harus menghadapi lebih dari 100.000 roket yang tersimpan di gudangnya. Namun, menurut para analis, Israel pun memiliki pasukan yang sudah dipersiapkan lebih baik dari sebelumnya.
Israel sendiri mendapat dukungan kuat dari Amerika Serikat yang menjadi musuh bebuyutan Iran. Namun Iran pun akan didukung oleh puluhan ribu pasukan Suriah dan juga pasukan Rusia yang akan membatasi eskalasi Israel terhadap rezim Suriah.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya