Ini identitas pelaku teror di depan Parlemen Inggris
Merdeka.com - Aparat kepolisian akhirnya mengungkap identitas pelaku penyerangan di depan Gedung Parlemen Inggris, Rabu (22/3) kemarin. Pria tersebut bernama Khalid Masood berusia 52 tahun.
Dilansir The Sun, Kamis (23/3), Scotland Yard menyebut Masood telah terlibat dalam pelbagai kasus penyerangan, termasuk luka berat.
Pelaku disebutkan pula memiliki obsesi terhadap senjata api dan penyerangan publik. Meski demikian, Masood belum pernah dinyatakan terlibat tindak pidana terorisme.
Dia lahir di Kent, sebelum pindah ke West Midlands, Inggris.
Polisi menyebutkan, lelaki ini bertanggung jawab atas tewasnya tiga orang pejalan kaki dan seorang polisi, serta melukai 29 orang lainnya dengan saat menyerbu masuk ke Gedung Parlemen.
Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam pernyataannya di depan parlemen hari ini menyatakan pelaku teror di London kemarin adalah pria kelahiran Inggris dan pernah diselidiki karena keterkaitan tindak kekerasan ekstremisme.
"Identitasnya sebelumnya sudah diketahui polisi dan MI5 (intelijen Inggris)," kata dia seperti dilansir Mirror, Kamis (23/3). Lebih lanjut May mengatakan pada saatnya nanti identitas pelaku akan dipublikasikan.
Selain empat orang tewas dalam serangan kemarin, 40 orang juga luka. Mereka adalah 12 warga Inggris, tiga bocah Prancis, 2 warga Rumania, empat Korea Selatan, satu Jerman, Polandia, Irlandia, China, Italia, Amerika Serikat, dan dua warga Yunani. Sebanyak 29 orang dirawat di rumah sakit dan tujuh masih kritis.
Polisi kini sudah menahan delapan orang dari penggerebekan di London dan Birmingham. Mereka diduga terlibat dalam serangan kemarin.
Theresa May dalam pidatonya juga memuji tindakan aparat dan petugas medis saat menghadapi serangan itu.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya