FOTO: Demo Petani Eropa Ricuh, Aksi Bakar Ban hingga Sebar Jerami ke Jalanan Bikin Kota Brussel Mencekam

Aksi demonstrasi yang sudah berlangsung selama berminggu-minggu ini dilakukan serentak oleh para petani di seluruh Eropa.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Demo Petani Eropa Ricuh, Aksi Bakar Ban hingga Sebar Jerami ke Jalanan Bikin Kota Brussel Mencekam
FOTO: Demo Petani Eropa Ricuh, Aksi Bakar Ban hingga Sebar Jerami ke Jalanan Bikin Kota Brussel Mencekam (Merdeka.com)

Dalam aksinya, para petani juga membawa lebih dari 100 traktor dan diparkir di jalan raya dekat kantor pusat lembaga-lembaga Uni Eropa, tidak jauh dari area tempat para menteri mengadakan pertemuan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para petani Eropa melakukan pembakaran ban bekas dan menyebarkan jerami ke jalanan kota Brussels di Belgia pada Senin (26/2/2024). Aksi ini sebagai bentuk protes untuk menuntut tindakan Uni Eropa (UE) terhadap berbagai masalah kebijakan. Foto: REUTERS/Yves Herm

Aksi demonstrasi yang sudah berlangsung selama berminggu-minggu ini dilakukan serentak oleh para petani di seluruh Eropa. Foto: REUTERS/Yves Herm<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam aksinya, mereka membawa lebih dari 100 traktor dan diparkir di jalan raya dekat kantor pusat lembaga-lembaga Uni Eropa, tidak jauh dari area tempat para menteri mengadakan pertemuan. Foto: REUTERS/Yves Herm

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi ini dilakukan untuk menuntut tindakan para pembuat kebijakan atas serangkaian tekanan yang di antaranya, harga supermarket yang murah, impor berbiaya rendah yang melemahkan produsen lokal, hingga peraturan lingkungan hidup Uni Eropa yang ketat. Foto: REUTERS/Yves Herm

Seorang Koordinator Umum organisasi pertanian La Via Campesina, Morgan Ody, yang mewakili sebagian besar petani mengatakan bahwa, "Ini soal pendapatan." “Ini tentang fakta bahwa kami miskin, dan kami ingin mendapatkan penghidupan yang layak,” <br>
Dok. Istimewa

kata Ody kepada Reuters. Foto: REUTERS/Yves Herm

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagai respons terhadap aksi protes para petani itu, Uni Eropa telah melemahkan beberapa bagian dari kebijakan lingkungan hidup utama mereka, yaitu Kesepakatan Hijau, sehingga menghapuskan tujuan pengurangan emisi pertanian dari peta jalan iklim 2040 mereka. Foto: REUTERS/Yves Herm

UE juga telah mencabut undang-undang untuk mengurangi pestisida dan menunda target bagi petani untuk membiarkan sebagian lahan kosong guna meningkatkan keanekaragaman hayati. Foto: REUTERS/Yves Herm<br>
Dok. Istimewa
“Kita harus banyak melakukan perubahan dalam CAP, karena Kesepakatan Hijau ini dan target ramah lingkungan yang kita miliki hampir mustahil untuk dicapai,”<br>
Dok. Istimewa

kata Menteri Pertanian Latvia Armands Krauze, mengacu pada kebijakan pertanian bersama (CAP) UE. Foto: REUTERS/Yves Herm

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tuntutan para petani juga mencakup diakhirinya perjanjian perdagangan bebas, yang menurut para petani telah menyebabkan impor lebih murah dari negara-negara di mana produsen menghadapi standar lingkungan yang tidak terlalu ketat dibandingkan dengan standar UE.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi para petani menggunakan mesin saat menyebarkan jerami saat protes petani Eropa atas tekanan harga, pajak dan peraturan hijau pada hari pertemuan para Menteri Pertanian Uni Eropa di Brussels, Belgia 26 Februari 2024. Foto: REUTERS/Yves Herm

Rekomendasi