Eks Ibu Negara Republik Ceko peralat mata-mata karena asmara
Merdeka.com - Cinta segitiga kadang bikin gelap mata. Mungkin ungkapan itu bisa menggambarkan intrik di dalam rumah tangga mantan Perdana Menteri Republik Ceko, Petr Necas.
Pengadilan Ibu Kota Praha menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada istri kedua Necas, Jana Nagyova-Necasova. Penyebabnya adalah dia diduga menyalahgunakan wewenang dengan menggunakan agen intelijen negara buat mengintimidasi mantan istri pertama Necas, Radka Necasova, pada lima tahun lalu supaya mempercepat proses perceraian.
Dilansir dari laman AFP, Rabu (22/11), Hakim Pavla Hajkova membacakan putusan itu secara in absensia karena Jana absen. Dia mengatakan motif penyalahgunaan wewenang itu hanya berdasarkan kebencian akibat masalah asmara.
Sewaktu kejadian, Jana merupakan kepala staf Necas. Pada September 2013, Necas lantas menyudahi biduk rumah tangga dijalin selama 25 tahun dengan Radka, yang dikaruniai dua anak lelaki dan dua anak perempuan.
Beberapa pekan setelah bercerai dengan Radka, Necas lantas menikahi Jana di sebuah kastil dekat Praha.
Pengadilan juga menjatuhkan vonis 18 sampai 20 bulan penjara kepada dua mantan kepala intelijen militer, Ondrej Palenik dan Milan Kovanda, serta seorang agen mata-mata.
Kuasa hukum Jana, Eduard Bruna, menyatakan kliennya berkeras tidak bersalah dan kemungkinan besar akan mengajukan banding atas putusan hakim. Vonis ini merupakan yang ketiga, karena dua putusan sebelumnya dibatalkan.
Pemerintahan Necas kandas pada 2013 karena dibelit perkara korupsi dan skandal asmara itu. Polemik itu menyebabkan dia lengser dari jabatannya, dan partainya kemudian kalah telak dalam pemilihan umum. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya