Penanganan dugaan kasus TNI tabrak lari di Kota Semarang beralih ke Polisi Militer (POM) TNI. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (2/8/2026) malam itu melibatkan sebuah Toyota Agya berwarna abu-abu dan terekam dalam sejumlah video yang beredar.
Rekaman yang viral di media sosial memperlihatkan mobil tersebut melaju sambil dikejar pengendara lain, disebut-sebut hingga kawasan Gerbang Tol Krapyak. Akun Instagram @portalsemarang mengunggah potongan peristiwa itu dan menyebut pengemudi terus melaju usai kecelakaan.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, Senin (3/7/2026), mengatakan, "Benar ada kejadian itu, mobil Agya lebih dulu terlibat kecelakaan dengan dua sepeda motor di kawasan BSB, Kecamatan Mijen, Semarang."
Advertisement
Dikejar Warga hingga Gerbang Tol Krapyak
Video yang beredar menunjukkan Toyota Agya abu-abu melintas di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Di belakangnya, beberapa pengendara sepeda motor tampak melakukan pengejaran.
Keterangan pada unggahan @portalsemarang menyebut pengejaran terjadi karena pengemudi mobil diduga tidak berhenti setelah insiden tabrakan. Aksi kejar-kejaran dikabarkan berlanjut hingga mendekati akses Gerbang Tol Krapyak.
Beberapa potongan video menyorot detik-detik kendaraan itu melaju di jalanan kota pada Sabtu malam. Unggahan tersebut kemudian memicu respons warganet dan menjadi perhatian pengguna media sosial di wilayah Semarang.
Advertisement
Rangkaian Tabrakan di Kawasan BSB Mijen
Menurut informasi awal yang dihimpun kepolisian, mobil Toyota Agya abu-abu berjalan dari arah selatan ke utara di area BSB, Kecamatan Mijen. Pengemudi diduga kurang waspada terhadap kondisi di depan kendaraan.
"Kurang waspada sopir hingga dua motor ditabrak," ujar dia.
Setelah tabrakan pertama, mobil tersebut kembali terlibat kecelakaan dengan sebuah sepeda motor Honda Scoopy merah di ujung Jalan BSB City Tower. "Mobil tersebut kecelakaan dengan motor Scoopy merah yang berjalan dari selatan ke utara di ujung Jalan BSB City Tower dan mobil Agya itu tetap melaju meninggalkan TKP," kata Riki.
Advertisement
Dugaan Anggota TNI, Kasus Beralih ke POM
Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian, pengemudi mobil diduga merupakan anggota TNI. Penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kompol Riki menyampaikan proses berikutnya berada di ranah penegakan hukum militer. Ia menegaskan pelimpahan perkara telah dilakukan untuk pendalaman sesuai kewenangan.
"Informasinya sudah dilimpahkan ke POM TNI untuk proses penyelidikan lebih lanjutnya," pungkasnya.