Rumah Sakit Al-Ahli di Gaza menjadi salah satu tempat mengungsi warga yang kehilangan tempat tinggal dalam serangan Israel sebelumnya.
Israel mengebom Rumah Sakit Al-Ahli di Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 500 orang pada Selasa malam.
Rumah sakit ini melayani perawatan korban luka dari serangan Israel sebelumnya, sekaligus sebagai tempat berlindung bagi warga Gaza yang rumahnya hancur dibombardir Israel.
Advertisement
Di rumah sakit tersebut banyak anak-anak yang mengungsi. Seperti yang terlihat dalam sebuah video yang dirilis seorang seniman Palestina, Mohammed Sami di akun Instagramnya @mohammedsami99.
Sumber: TRT World
Video tersebut kemudian dibagikanlaman TRT World di X, sebelumnya Twitter. Video ini telah ditonton sekitar 13 ribu kali. Video tersebut direkam hanya beberapa jam sebelum Israel mengebom rumah sakit tersebut.
Advertisement
Video itu menunjukkan, sejumlah anak-anak sedang bermain di halaman rumah sakit yang cukup asri. Terlihat ada dua bocah laki-laki sedang mengumpulkan sampah dari halaman rumah sakit.
Rumah sakit itu juga dilengkapi semacam arena bermain, di mana puluhan anak-anak terlihat sedang berkumpul dan bermain bersama. Terlihat juga beberapa orang dewasa, yang ikut berkumpul dan bermain bersama dengana anak-anak tersebut.
Kondisi tersebut jauh berbeda setelah Israel menjatuhkan bom pada Selasa. Mayat-mayat bergelimpangan di halaman rumah sakit, termasuk anak-anak. Bahkan dokter menggelar konferensi pers di tengah mayat korban ledakan.
Advertisement
Foto-foto dan video dari rumah sakit ini menunjukkan api membubung tinggi membakar setiap sudut rumah sakit, pecahan kaca dan potongan tubuh berserakan di lantai rumah sakit, seperti dilansir Middle East Eye.
Ketika serangan terjadi, rumah sakit ini sedang dipenuhi pasien yang terluka dari serangan Israel sebelumnya dan menjadi tempat berlindung bagi ratusan orang. Foto dan video yang diperoleh Middle East Eye menunjukkan paramedis dan warga bergegas merawat korban luka, dan puluhan anak-anak menjadi korban. Di sekeliling mereka di halaman rumput ada selimut, ransel sekolah, dan barang-barang lainnya.
Sumber: Middle East Eye
Advertisement
Serangan ke rumah sakit ini dinilai sebagai kekejaman Israel yang paling buruk di antara berbagai kekejaman lainnya yang telah mereka lakukan terhadap Palestina.
This was Al-Ahli Baptist Hospital 20 hours before Israel BOMBED it.
— Leyla Hamed (@leylahamed) October 17, 2023
Full of families who were sheltering. Children cleaning, gardening, and trying to survive a genocide.
Everyone in this video is most probably dead or severely injured. Full of kids. pic.twitter.com/Z8zkVWu61A