Bangkai kapal Yunani abad ke-5 SM berisi artefak berharga dan orichalcum yang disebut-sebut sebagai logam paling berharga kedua di bumi setelah emas, ditemukan dari dasar laut lepas Sisilia.
Bangkai kapal yang diberi nama Gela II ini konon berasal dari Atlantis, kota legendaris yang tenggelam secara misterius.
Orichalcum sendiri adalah logam mulia yang digunakan dalam koin pada zaman dahulu. Logam ini merupakan campuran berwarna kuning keemasan yang terdiri dari tembaga dan seng dan disebut sebagai kuningan.
Dilansir dari Greek Reporter, Plato, seorang filsuf Yunani kuno, pernah menyebut tentang orichalcum menurut catatan Critias (460–403 SM). Namun, keberadaan orichalcum pada masa Critias hanya dikenal namanya saja.
Advertisement
Bangkai kapal Gela II itu ditemukan pertama kali oleh penyelam pada tahun 1980 di dekat pelabuhan Gela, Sisilia.
Kapal kuno itu berisi artefak berharga seperti amphora (guci yang digunakan untuk menyimpan anggur dan cairan lainnya), tembikar, benda logam, dan bahkan barang-barang pribadi.
Di area yang sama juga ditemukan helm Corinthian dan ingot orichalcum, sebanyak 39 ingot (logam yang dicetak menjadi balok persegi panjang) ditemukan di dekat bangkai kapal pada 2015.
Dilansir Greek Reporter, pada 2017 ditemukan 47 ingot lagi, sehingga totalnya menjadi 86 keping logam yang ditemukan hingga saat ini.
Arkeolog memperkirakan restorasi kapal ini membutuhkan waktu 270 hari dan memakan biaya sebanyak Rp. 8,5 miliar rupiah.
Kapal Gela I yang sudah ditemukan lebih dulu sudah direstorasi di museum Bosco Littorio, sedangkan artefak muatan kapal Gela II kini dipajang di Museum Arkeologi Gela.
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti