Arkeolog Temukan Tengkorak Manusia Berbentuk Kubus Berusia 1.400 Tahun di Meksiko

Tengkorak itu ditemukan di sekitar situs arkeologi Balcón de Montezuma.

Magang
Oleh Magang - Reporter
Arkeolog Temukan Tengkorak Manusia Berbentuk Kubus Berusia 1.400 Tahun di Meksiko
temuan tengkorak berbentuk kubus di meksiko (INAH)

Arkeolog di Meksiko menemukan sebuah tengkorak manusia berusia sekitar 1.400 tahun dengan bentuk yang nyaris tidak biasa menyerupai kubus.

Dilansir livescience.com, Senin (8/12/25), penemuan ini mengungkap praktik modifikasi kranial unik yang belum pernah terdokumentasi di wilayah tersebut.

Tengkorak itu ditemukan di sekitar situs arkeologi Balcón de Montezuma, Tamaulipas, wilayah yang dihuni kelompok etnis Mesoamerika antara 650 SM hingga 1200 M.

Desa yang berdiri sekitar tahun 400 M itu pernah menampung sekitar 90 rumah berbentuk melingkar di dua area plaza, menurut Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH).

Dalam kajian terbaru, para peneliti mendapati bentuk tengkorak seorang pria paruh baya yang berbeda dari modifikasi tengkorak pada umumnya.

Antropolog biologi INAH, Jesús Ernesto Velasco Gonzalez, menjelaskan bahwa meski praktik pembentukan kepala cukup umum di kawasan tersebut, bentuk yang ditemukan kali ini tergolong unik.

Bagian atas kepala pria itu diratakan sehingga menghasilkan bentuk menyerupai kubus atau parallelepiped.

Berbeda dengan modifikasi tengkorak berbentuk kerucut yang dikenal luas, masyarakat Balcon de Montezuma cenderung membentuk kepala ke arah “tegak”, yakni dengan menekan bagian depan atau belakang tengkorak.

Namun bentuk “tegak datar” seperti yang ditemukan pada pria ini tidak umum di wilayah tersebut, dan sebelumnya hanya terlihat di daerah seperti Veracruz serta wilayah budaya Maya.

Untuk memastikan asal-usulnya, penelitian kimia pada tulang dan gigi menunjukkan bahwa pria tersebut merupakan penduduk lokal yang lahir, hidup, dan meninggal di kawasan yang sama.

Hal ini membuat para peneliti berspekulasi bahwa bentuk kepala tersebut mungkin memiliki makna sosial atau simbolik tertentu, yang hingga kini belum terungkap.

Direktur INAH Tamaulipas, Tonantzin Silva Cardenas, menyebut penelitian lanjutan terhadap artefak yang ditemukan di Balcon de Montezuma masih terus berlangsung.

Hasilnya diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang budaya lokal serta hubungan mereka dengan kelompok pra-Hispanik lainnya.

Temuan ini membuka wawasan baru mengenai keragaman praktik budaya Mesoamerika, sekaligus menunjukkan betapa kompleksnya identitas masyarakat kuno di wilayah tersebut.

Reporter Magang: Ahmad Subayu

Rekomendasi