Arkeolog Temukan 'Kota Orang Mati' Berusia 3.000 Tahun, Kondisinya Masih Utuh Berkat Banjir

Para arkeolog juga menemukan sejumlah artefak di situs ini.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Temukan 'Kota Orang Mati' Berusia 3.000 Tahun, Kondisinya Masih Utuh Berkat Banjir
Arkeolog Temukan 'Kota Orang Mati' Berusia 3.000 Tahun, Kondisinya Masih Utuh Berkat Banjir (Merdeka.com)

Baru-baru ini arkeolog menemukan kota kuno berusia 3.000 tahun di Trento, Italia, yang disebut 'kota orang mati'. Ini sebenarnya merupakan nekropolis atau pemakaman kuno, seperti disampaikan pemerintah Provinsi Trentino dalam rilisnya, mengatakan "nekropolis monumental" dari Zaman Besi telah ditemukan di Trento.

Nekropolis ini berasal dari abad ke-9 SM dan digunakan sampai abad ke-6 SM, seperti dikutip dari Fox News, Rabu (19/2).

Menurut pernyataan tersebut, pemakaman ini dibuat saat "dasar lebar (cekungan) sungai Fersina dilintasi oleh jaringan kanal deras yang saling terkait satu sama lain, dipisahkan oleh jeruji berpasir atau berkerikil sementara."

Genangan atau banjir yang mengendapkan tanah membuat 'kota orang mati' ini utuh hingga saat ini. Para pejabat mengatakan bahwa situs tersebut telah “terpelihara dengan sempurna” berkat banjir.

“Keadaan ini memungkinkan untuk mendokumentasikan secara rinci rencana penggunaan pemakaman dan secara akurat merekonstruksi praktik penguburan masyarakat yang menempati wilayah ini selama awal Zaman Besi,” papar pernyataan tersebut.

Para peneliti mengatakan, ciri utama pekuburan ini adalah banyaknya batu nisan yang dipasang secara vertikal sebagai penanda, dan "disusun dalam barisan subparalel dengan orientasi utama utara-selatan."

Para arkeolog juga menemukan banyak artefak, termasuk artefak logam seperti senjata dan benda ornamen. Ditemukan juga "tanah kremasi" dan tulang-tulang yang dikalsinasi yang ditaruh di dalam sebuah wadah.

“Barang-barang pemakaman yang ditemukan sangat kaya dan berfungsi sebagai indikator untuk menentukan identitas, peran, dan fungsi kelompok sosial di mana barang-barang tersebut berasal,” jelas pernyataan tersebut.

Rekomendasi