Beredar Video Sebut Ruang Kerja Politikus Benny K Harman Digeledah, Ini Faktanya

Video sebut KPK geledah gedung DPR dan temukan bukti brangkas di ruang kerja Benny K Herman tidak terbukti.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Beredar Video Sebut Ruang Kerja Politikus Benny K Harman Digeledah, Ini Faktanya
Benny K Harman. ©2023 Merdeka.com

Sebuah video beredar di Facebook, disertakan dengan narasi adanya penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung DPR.

Disebutkan juga, jika KPK berhasil menemukan barang bukti berupa brangkas di ruang kerja anggota Komisi III Benny K Harman.

"Gel3dah P4ksa Ru4ng K3rja D-pr, Kpk Berh4sil T3mukan Bukt1 Di Br4nkas 3enny K H4rman," narasi yang diunggah di Facebook, 30 Maret 2023.

Video berdurasi 16:25 itu menampilkan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman serta, gabungan video rapat anggota DPR.

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com melakukan penelusuran dengan melihat secara keseluruhan isi video. Hasilnya tidak ditemukan pernyataan terkait temuan brangkas oleh KPK di ruang kerja Benny K Harman.

Di awal video, terlihat Benny K Harman sedang menjawab pertanyaan dari para pewarta. Video itu identik diunggah KompasTV.

Benny K Harman sempat menuding adanya motif politik dari Menko Polhukam Mahfud MD terkait dibeberkannya transaksi mencurigakan di Kemenkeu Rp 349 triliun.

Video lainnya memperlihatkan rapat antara Komisi III DPR dengan PPATK pada 21 Maret 2023. Seperti diunggah YouTube DPR RI.

Sedangkan narasi dalam video, identik dengan artikel yang diunggah akurat.co. Artikel tersebut berisi tentang Benny mengaku siap menjawab tantangan Mahfud untuk hadir dalam rapat pada Rabu (29/3/2023) mendatang. Namun Benny menekankan apabila Mahfud tidak bisa mempertanggungjawabkan transaksi tak wajar senilai Rp349 triliun maka harus legowo.

Sehingga narasi dalam video juga tidak membahas soal penggeledahan KPK ke ruang kerja DPR RI. Narasi dalam video hanya membahas soal transaksi tak wajar Rp349 triliun yang diungkap Mahfud MD.

Sebagai informasi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III dan Komite Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. Dalam rapat tersebut, dia buka suara soal alasan transaksi mencurigakan Rp349 triliun diungkapkan ke publik.

"Saya umumkan kasus itu adalah sifatnya agregat, jadi perputaran uang tidak menyebutkan nama orang, tidak menyebut nama akun. Itu tidak boleh agregat bahwa perputaran uang laporan itu Rp349 triliun. Agregat," kata Mahfud di Gedung Nusantara II, dikutip Antara, Rabu (29/3).

Kesimpulan

Video sebut KPK geledah gedung DPR dan temukan bukti brangkas di ruang kerja Benny K Herman tidak terbukti.

Faktanya, narasi dalam video juga tidak membahas soal penggeledahan KPK ke ruang kerja DPR RI. Narasi dalam video hanya membahas soal transaksi tak wajar Rp349 triliun yang diungkap Mahfud MD.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://fb.watch/jC6NuMAZc2/

https://www.youtube.com/watch?v=ry5Frobo7dY

https://akurat.co/benny-harman-tantang-balik-menko-mahfud-tak-bisa-dicegah

Rekomendasi