Gila! Harga Benjamin Sesko Tembus Rp2 Triliun, Arsenal Masih Minat?

Arsenal perlu mengeluarkan dana yang cukup besar untuk bisa merekrut penyerang RB Leipzig, Benjamin Sesko.

Wiwig Prayugi
Oleh Wiwig Prayugi - Reporter
Gila! Harga Benjamin Sesko Tembus Rp2 Triliun, Arsenal Masih Minat?
Manchester United tertarik untuk mendatangkan Benjamin Sesko sebagai proyek masa depannya. RB Salzburg diketahui bersedia melepas pemain 19 tahun tersebut dengan harga 55 juta euro. Tentunya (Manchester United tertarik untuk mendatangkan Benjamin Sesko sebagai proyek masa depannya. RB Salzburg diketahui bersedia melepas pemain 19 tahun tersebut dengan harga 55 juta euro. Tentunya)

Arsenal perlu mengeluarkan dana yang cukup besar jika ingin merekrut penyerang RB Leipzig, Benjamin Sesko. The Gunners telah mencantumkan Sesko dalam daftar target mereka saat mencari penyerang tengah baru untuk musim panas ini. Menurut laporan dari The Telegraph, Arsenal telah menghubungi RBL dan diinformasikan bahwa Sesko tidak akan dilepas dengan harga di bawah 110 juta euro, yang setara dengan sekitar Rp2 triliun.

Manajemen RBL merasa percaya diri dengan posisi tawar mereka, mengingat Sesko baru saja menandatangani kontrak baru yang berlaku hingga tahun 2029. Arsenal juga mempertimbangkan Sesko sebagai opsi lain selain mesin gol Sporting CP, Viktor Gyokeres, yang agennya telah bertemu dengan pihak Arsenal pada akhir pekan lalu.

Cita-cita yang Tinggi

Arsenal Bisa Boncos jika Nekat Beli Benjamin Sesko, Dipatok Rp 2 Triliun
Manchester United tertarik untuk mendatangkan Benjamin Sesko sebagai proyek masa depannya. RB Salzburg diketahui bersedia melepas pemain 19 tahun tersebut dengan harga 55 juta euro. Tentunya Manchester United tertarik untuk mendatangkan Benjamin Sesko sebagai proyek masa depannya. RB Salzburg diketahui bersedia melepas pemain 19 tahun tersebut dengan harga 55 juta euro. Tentunya

Arsenal memulai musim 2025/2026 dengan cita-cita yang tinggi. The Gunners bertekad untuk tidak mengulangi kegagalan dalam meraih gelar Premier League seperti yang terjadi pada musim ini dan musim lalu. Saat memasuki akhir-akhir musim, Arsenal masih bertahan di posisi kedua, dan jika mereka berhasil memenangkan empat pertandingan tersisa, mereka akan mengakhiri musim sebagai runner-up. Sementara itu, Liverpool telah lebih dahulu memastikan gelar juara, meninggalkan Arsenal dengan selisih angka yang cukup jauh, yaitu 82 berbanding 67.

Musim depan, Arsenal perlu melakukan perbaikan, terutama di sektor penyerangan. Pelatih Mikel Arteta kini dihadapkan pada masalah mengenai siapa yang akan menjadi striker utama tim. Semua pihak menyadari bahwa Arsenal sedang mencari penyerang tengah berkualitas tinggi yang dapat menjadi mesin gol baru. Upaya untuk mendapatkan pemain ini menjadi prioritas utama Direktur Olahraga Arsenal yang baru, Andrea Berta. Diharapkan, striker yang diincar dapat direkrut melalui jendela transfer yang dibuka pada bulan Juni mendatang.

Memerlukan Penyerang Tengah

Arsenal lebih memprioritaskan penyerang tengah daripada penyerang sayap, dengan Isak, Sesko, dan Gyokeres sebagai kandidat yang sesuai dengan kebutuhan tim. Meskipun mereka mungkin memerlukan dua penyerang, situasinya menjadi rumit karena Kai Havertz akan segera pulih setelah menjalani operasi hamstring. Selain itu, Arsenal masih memiliki Gabriel Jesus, yang merupakan salah satu pemain dengan gaji tertinggi di klub. Ada kemungkinan Havertz akan kembali ke posisi lini tengah musim depan dengan kedatangan penyerang baru, namun Jesus diperkirakan akan mengalami masa pemulihan yang lebih lama, dan gajinya dapat menjadi kendala bagi Arsenal dalam merekrut penyerang tambahan.

Di samping itu, Arsenal juga sedang mengincar Martin Zubimendi dari Real Sociedad untuk memperkuat lini tengah mereka dan optimis bahwa kesepakatan tersebut akan segera terwujud. Namun, tim ini masih memerlukan kiper cadangan yang baru serta pemain sayap kiri sebagai prioritas utama. Nico Williams dari Athletic Bilbao menjadi target impian mereka untuk posisi tersebut. Dengan demikian, Arsenal harus cermat dalam merencanakan strategi transfer mereka agar tetap kompetitif di musim mendatang.

Rekomendasi