Aktris Nikita Mirzani baru-baru ini menarik perhatian publik berkat momen emosional yang ia lalui bersama putri sulungnya, Laura Meizani, yang akrab disapa Loly. Pertemuan mereka, yang berlangsung setelah lebih dari setahun terpisah, langsung menjadi viral saat Nikita mengunggah video momen hangat tersebut di kanal YouTube Comic 8 Revolution.
Dalam tayangan video itu, terlihat jelas Nikita merasa canggung saat berpelukan dengan Loly, yang membuat banyak netizen memberikan komentar mengenai kehangatan momen tersebut. Menanggapi berbagai komentar yang muncul, Nikita mengakui meskipun hubungan mereka menunjukkan tanda-tanda perbaikan, masih ada rasa canggung yang tersisa akibat luka hati dari masa lalu.
"Alhamdulillah, sedikit demi sedikit hubungan kami membaik, tapi memang masih terasa kaku karena luka hati itu belum sepenuhnya sembuh," ungkap Nikita Mirzani, Senin (24/2).
Nikita juga menekankan semua peristiwa yang telah terjadi antara dirinya dan Loly bukanlah hal yang mudah untuk dilupakan. Ia menilai setiap pecahan hati memerlukan waktu dan kesabaran untuk dapat disatukan kembali.
"Pecahan-pecahan hati itu harus disatukan dengan sabar, agar suatu hari nanti tidak terasa asing lagi," tambahnya.
Advertisement
Nikita menambahkan saat ini Lolly sedang berada dalam tahap pemulihan mental di sebuah yayasan yang memiliki tujuan untuk membantu individu yang mengalami trauma. Proses ini sangat penting bagi Lolly agar ia dapat sembuh sepenuhnya dan kembali merasakan kehangatan dari keluarganya.
"Dia perlu melalui proses penyembuhan mental agar bisa pulih dan menerima kembali kehangatan keluarga," jelas Nikita.
Advertisement
Saat ini, Nikita tengah berupaya untuk merapikan kembali perasaannya agar dapat mempererat hubungan dengan Lolly.
"Saya berusaha menyembuhkan luka hati saya dan perlahan membangun kembali kedekatan dengan putri saya," ungkapnya.
Proses ini tidaklah mudah, namun Nikita berkomitmen untuk terus berusaha. Ia percaya bahwa dengan kesabaran dan usaha yang konsisten, hubungan mereka dapat kembali seperti sedia kala.