Lennon Tramp, yang kini tengah menempuh pendidikan di bangku SMP, terpilih sebagai petugas upacara Kemerdekaan RI di sekolahnya, di mana ia mendapat kehormatan untuk membacakan teks Pembukaan UUD 1945 dalam versi bahasa Inggris.
Advertisement
Meski memiliki darah campuran Indonesia dan Denmark, Lennon Tramp tidak ragu untuk menjadi petugas upacara di salah satu negara tersebut.
Justru, ia dengan penuh semangat menjalankan tugas sebagai petugas upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus lalu.
Advertisement
Dari ratusan siswa, Lennon terpilih untuk menjadi petugas yang membacakan Pembukaan UUD 1945, dan ia membacakan teks tersebut dalam bahasa Inggris.
Advertisement
Karena sekolah Lennon adalah sekolah internasional, teks Pembukaan UUD 1945 dibacakan dalam dua bahasa.
Ada petugas yang membacakan dalam bahasa Indonesia, sementara Lennon membacakannya dalam bahasa Inggris.
Advertisement
Pembacaan teks dalam bahasa Inggris ini bertujuan agar siswa internasional yang belajar di tempat Lennon dapat memahami apa yang sedang dibacakan oleh petugas upacara.
Sehingga semua peserta upacara bisa mengerti maksud dari seluruh rangkaian acara hari itu.
Advertisement
Ayu merasa sangat bangga kepada anaknya.
Ia mengabadikan momen ketika Lennon maju sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945 dan membagikannya di Instagram.
Advertisement
Lennon pun mendapat banyak pujian karena berhasil terpilih menjadi petugas upacara.
Meski di masa depan ia bisa memilih menjadi warga negara Denmark, Lennon tetap semangat berpartisipasi dalam upacara kemerdekaan RI.
Advertisement
Postur tubuh Lennon yang sudah menjulang tinggi meski usianya baru 13 tahun menjadi sorotan.
Banyak yang mendoakan agar kelak ia bisa menjadi paskibra di tingkat yang lebih tinggi.