9 Foto Pemakaman Ibu Ferry Maryadi, Berusaha Kuat Menghadapi Kehilangan Saat Melihat Jenazah Almarhumah Dikuburkan

Ibunda Ferry Maryadi meninggal di usia 79 tahun, ini potret pemakamannya

Ana Safarotin Magfiroh
Oleh Ana Safarotin Magfiroh - Reporter
9 Foto Pemakaman Ibu Ferry Maryadi, Berusaha Kuat Menghadapi Kehilangan Saat Melihat Jenazah Almarhumah Dikuburkan
9 Foto Pemakaman Ibu Ferry Maryadi, Berusaha Kuat Menghadapi Kehilangan Saat Melihat Jenazah Almarhumah Dikuburkan (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ferry Maryadi tampak keluar dari mobil ambulans yang mengangkut jenazah ibunya yang tercinta, bersama dengan saudara-saudaranya yang lain. Setelah memastikan ayahnya duduk di depan makam istrinya, Ferry segera bergabung untuk mengangkat jenazah ibunya menuju tempat pemakaman.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ferry, bersama kedua saudaranya, memasuki liang lahat untuk menguburkan sang ibunda. Suami Deswita Maharani tersebut mengucapkan azan untuk ibunya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ketika Ferry mengumandangkan adzan, ia hampir meneteskan air mata dan mendapat dukungan dari saudaranya. Pria berumur 50 tahun tersebut berusaha menahan tangisnya hingga adzan selesai dibacakan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ketika jenazah dikebumikan, ayah Ferry tampak tidak dapat menahan air matanya. Hal yang sama juga terlihat pada menantunya, Deswita Maharani, yang ikut menangis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para keluarga dan pelayat yang hadir dalam prosesi pemakaman tersebut mengucapkan doa-doa. Kemudian, mereka mendekati makam dan menaburkan bunga di atas pusara almarhumah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejak awal hingga saat ibunya dimakamkan, Ferry tampak kuat. Namun, ia tidak bisa menutupi kenyataan bahwa ia telah kehilangan orang yang sangat dicintainya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Walaupun terlihat kuat, sebenarnya saya sangat terpukul. Sebagai anak bungsu yang ditinggal oleh mama, tentu saja saya merasa hancur dan patah hati, tetapi saya berusaha untuk tetap tegar," tuturnya pada Kamis (15/8/2024).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Jika saya tampak hancur di hadapan istri dan anak, apa yang akan mereka rasakan? Sahabat saya yang memahami agama selalu mengingatkan bahwa sebagai seorang imam, kita sebaiknya tidak menunjukkan kelemahan atau kerentanan, meskipun di dalam hati kita merasa hancur. Jika kita terlihat lemah, bagaimana nasib anak dan istri kita? Meskipun kita berusaha terlihat kuat dan tulus, perasaan sedih dan kehilangan tetap ada," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ferry Maryadi kehilangan ibunya yang telah berpulang pada Rabu (14/8/2024) sekitar pukul 17.13 WIB di RSPP, Jakarta Selatan. Almarhumah meninggal dunia pada usia 79 tahun.

Rekomendasi