Selain keindahan alam yang memukau, Kota Manado sebagai tempat kelahiran berbagai bakat di bidang akting.
Dalam entertainment Indonesia, beberapa artis wanita ternyata memiliki akar yang kuat di Manado, menjadikan mereka sebagai ikon yang membanggakan wilayah ini.
Mereka telah mencapai kesuksesan yang menginspirasi para penggemar seluruh di penjuru Indonesia.
Advertisement
Darah Minang Julie Estelle diwariskan oleh ibunya, Hilda Limbara. Mirip dengan kakaknya, Cathy, Julie juga memiliki keturunan Prancis dan Tionghoa.
Tahun ini putri cantiknya telah lahir dan diberi nama Brielle Léïa Tjiptobiantoro. Julie Estelle mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 2005 saat ia berperan dalam film Alexandria.
Julie Estelle juga telah tampil dalam beberapa film lain, seperti Kuntilanak (2006), Rumah Dara (2010), Filosofi Kopi (2015), Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga (2018), dan Lagi Lagi Ateng (2019).
Advertisement
Mikha Tambayong, seorang artis kelahiran 15 September 1994, memiliki akar keturunan Manado.
Sejak usia muda, dia telah mencatat prestasi sebagai finalis dalam acara Gadis Sampul pada tahun 2008 dan telah memasuki dunia modeling.
Prestasinya semakin bersinar ketika Mikha terlibat dalam sinetron 'Kepompong'.
Kepergian sang ibu, Deva Tambayong, pada 3 Maret 2019 merupakan pukulan yang mendalam bagi Mikha.
Pada tahun 2020, Mikha merilis sebuah lagu yang diberi judul 'Tak Tergantikan' sebagai hadiah kepada almarhumah ibunya.
Advertisement
Cathy Sharon atau Catherine Sharon Gasnier, punya darah Manado, Prancis dan Tionghoa. Ia anak sulung dari tiga bersaudara. Pada tahun 2007, Cathy mulai terlibat dalam program komedi dan pembawa acara.
Advertisement
Artis, penyanyi, dan pengusaha kelahiran Jakarta ini memulai perjalanan karirnya pada tahun 2012 dalam serial "Oh Ternyata."
Mulai tahun 2017, ia menekuni bisnis, dunia hiburan dan mengejar pendidikannya.
Advertisement
Selain keturunana Manado, Ranty Maria warisi darah Korea Selatan dari sang ayah. Karirnya di dunia entertainment dimulau pada 2006.
Ranty Maria sukses membintangi sederet judul film dan sinetron.
Advertisement
Iya, Nagita Slavina ada darah Manado yang berasal dari sang ayah, Gideon Tengker. Sang ayah beretnis Minahasa dari Manado, Sulawesi Utara.
Selain itu, sang ibu mewarisi darah Minang di diri Nagita. Mama Rieta Amilia berasal dari Painan, Sumatera Barat.
Advertisement
Manado memiliki etnik Borgo yang merupakan etnis keturunan Eropa.
Etnik Borgo adalah keturunan dari hasil perkawinan orang-orang di Kerajaan Bawontehu dan Minahasa dengan orang-orang keturunan Spanyol, Portugis, Belanda, dan Eropa lainnya.
Etnik Borgo telah berusia sangat lama di Manado yaitu berumur 399 tahun dan turut menghiasi sejarah Manado.
Advertisement
Konon, ras Mongolia yang menikah dengan bangsa Jepang dan Portugis adalah asal muasal penduduk asli Manado.
Letak wilayah Manado yang terbilang strategis memungkinkan terjadinya perkawinan silang antar bangsa.
Advertisement
Mayoritas penduduk Manado beragama Nasrani. Berdasarkan data tahun 2019 dari BPS SUlawesi Utara, agama Kristen Protestan (55,57%) dan Islam (38,47%).
Meski begitu, toleransi beragama yang ada di Manado sangat tinggi. Kota Manado yang disinggahi penduduk pendatang bisa saling rukun dengan berbagai suku, agama, dan ras.
Advertisement
Kota Manado yang luas wilayah areanya 15069,00 km2 memiliki lima suku yang saling hidup berdampingan. Kelima suku tersebut adalah suku Minahasa (30%), Sangir (19,8%), Mongondow (11,3%), Gorontalo (7,4%), Tionghoa (3%).