Acha Sinaga Ngaku Sakit Luar Biasa Pasca Melahirkan Anak Ketiga dengan Metode ERACS, Berbeda dari Sebelumnya

Acha Sinaga merasakan sakit luar biasa pasca persalinan anak ketiga.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Acha Sinaga Ngaku Sakit Luar Biasa Pasca Melahirkan Anak Ketiga dengan Metode ERACS, Berbeda dari Sebelumnya
Potret ekspresi terkejut Acha Sinaga tahu dirinya hamil anak ketiga. (sumber: TikTok/acha.sinaga) (© 2024 Liputan6.com)

Artis yang kini menetap di Australia, Acha Sinaga baru saja menjalani persalinan anak ketiga. Melahirkan dengan metode ERACS, pemilik nama lengkap Maria Dyer Achsahinta Sinaga itu mengaku jika persalinan kali ini terasa sangat berbeda dengan sebelumnya.

Acha merasakan sakit yang luar biasa pasca persalinan. Dua hari setelah melahirkan, Acha bahkan harus berjuang untuk buang air kecil ke kamar mandi. Kisah tersebut dibagikan Acha melalui akun instagram pribadinya. Simak ulasannya berikut ini.

Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

Wanita berusia 36 tahun itu menjelaskan bahwa proses persalinan anak pertama dan kedua sangat berbeda dengan yang sekarang. Acha mengaku pasca persalinan anak pertama dan kedua, ia tak merasakan sakit sama sekali. Bahkan bisa langsung pulang keesokan harinya.

"Lahiran anak pertamaku Normal / Natural Birth di tahun 2020, beberapa jam sesudahnya aku sudah bisa jalan dan sudah bisa pulang ke rumah besoknya. Lahiran anak kedua C-section 12 jam sesudahnya aku udah lepas kateter, sudah bisa jalan dan ngga ada sakit. 48 jam sesudahnya bisa pulang ke rumah," kata Acha.

Sakit Luar Biasa Pasca Persalinan Anak Ketiga

Acha merasa pasca persalinan anak ketiga, ia merasakan sakit yang luar biasa. Menggunakan metode ERACS,Acha justru masih merasa kesulitan berjalan bahkan 24 jam setelah operasi. Di hari berikutnya pun ia masih harus berjuang untuk ke kamar mandi.

"Lahiran anak ketiga ini aku pakai Eracs, tapi jujur sakitnya luar biasa 🥹 24 jam sesudah operasi aku masih sangat kesulitan untuk berjalan, bahkan 48 jam sesudah operasi masih perjuangan banget untuk buang air kecil," ungkap Acha.

"Perpindahan posisi dari berdiri ke duduk itu menyebabkan nyeri, baik di jahitan dan juga bagian dalam perut. Apa mungkin karena lahiran yang ke3 ini sekalian tindakan tubektomi ya," sambungnya.

Rekomendasi