Kaki Alami Cedera, Cerita Tissa Biani saat Mendaki Gunung Merbabu Sempat Ingin Menyerah

Tissa Biani menjelaskan penyebab dirinya mengalami cedera saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu.

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Kaki Alami Cedera, Cerita Tissa Biani saat Mendaki Gunung Merbabu Sempat Ingin Menyerah
Unggahan Tissa Biani di Gunung Merbabu. (Foto: @gafar_malik via Instagram/ tissabiani) (Unggahan Tissa Biani di Gunung Merbabu. (Foto: @gafar_malik via Instagram/ tissabiani))

Aktris Tissa Biani baru saja menyelesaikan pendakian di Gunung Merbabu bersama sejumlah teman dan pegiat lingkungan, termasuk perwakilan dari Kementerian Kehutanan serta WWF.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga membawa misi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Tissa Biani dan timnya berkomitmen untuk tidak meninggalkan sampah selama pendakian. Mereka memastikan semua sampah yang dihasilkan dibawa turun dan dibuang di tempat yang telah ditentukan.

"Baru aja dua hari yang lalu pulang naik gunung bareng teman-teman yang lainnya. Selain naik gunung ada misi yang lain juga. Kita bener-bener mengutamakan untuk tidak membuang sampah sembarangan," ungkap Tissa Biani saat dijumpai di JCC Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/5/2025).

"Iya aku menanam pohon juga. Jadi sebelum naik kita menanam pohon sama menteri kehutanan dan juga dari WWF, National Geographic dan teman-teman lainnya," dia menambahkan.

Mendaki Gunung Kegiatan yang Sudah Biasa

Aktivitas mendaki gunung sudah menjadi bagian dari kehidupan Tissa Biani selama empat tahun terakhir. Ia telah menjelajahi beberapa gunung, termasuk Papandayan dan Prau, yang memberikan pengalaman berharga dalam setiap pendakiannya.

"Ini sudah gunung ya ketiga. Ya jadi pengalaman yang menantang, memacu adrenalin, juga meninggalkan kesan dan pelajaran," akunya.

Dengan setiap pendakian, Tissa merasa semakin terinspirasi dan termotivasi untuk mengeksplorasi lebih banyak gunung di Indonesia.

Persiapan Sebulan Sebelum Mendaki

Meskipun Tissa memiliki pengalaman dalam mendaki, ia tetap melakukan persiapan yang matang sebelum memulai perjalanan. Salah satu persiapan yang dilakukannya adalah menjaga kondisi fisik, yang ia lakukan sebulan sebelum pendakian, sambil menyesuaikan dengan jadwal syuting yang sangat padat.

"Sebelum naik gunung aku biasanya sebulan, walau ada syuting paginya, pasti olahraga. Pulang syuting pasti olahraga. Misalnya treadmill, kalau ada libur misalnya lari, bulutangkis, atau sekarang lagi hits padel," jelasnya.

Dengan demikian, Tissa memastikan bahwa dirinya dalam kondisi terbaik untuk menghadapi tantangan di alam terbuka.

Alami Cedera

Tissa menyadari bahwa persiapannya untuk pendakian kali ini belum optimal dan ia mengalami cedera. Ia bahkan mengaku sempat merasa putus asa saat berusaha mencapai puncak gunung karena cedera yang dideritanya.

"Memang kurang matang karena dibarengi sama syuting. Jadi saat menuju puncak aku sempat mau menyerah. Tapi karena tekad kuat dan dorongan dari temen yang lain, tetep gas. Makanya sekarang kaki aku terkilir, besok ada jadwal fisioterapi karena ada cedera lutut," katanya.

Daftar barang yang wajib dibawa saat naik gunung. (dok. Liputan6.com/Abdillah)
Daftar barang yang wajib dibawa saat naik gunung. (dok. Liputan6.com/Abdillah)
Rekomendasi