Nam Taehyun, mantan anggota boy group WINNER yang berada di bawah naungan YG Entertainment, kembali berurusan dengan pihak kepolisian setelah terlibat dalam kasus mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI). Insiden ini terjadi saat ia masih menjalani masa percobaan akibat kasus penyalahgunaan narkoba sebelumnya.
Akibat dari insiden DUI ini, Nam Taehyun terpaksa membatalkan rencana comeback yang telah ia umumkan. Pembatalan tersebut mencakup penampilan di sebuah teater kecil di Hongdae pada 6 Mei 2025, serta peluncuran album yang dijadwalkan pada 9 Mei 2025.
Sebelumnya, Nam Taehyun telah menyampaikan penyesalannya melalui media sosial pada bulan Maret, namun unggahan tersebut kemudian dihapus.
"Aku menghabiskan setiap hari dengan refleksi yang tulus. Satu-satunya cara agar aku bisa membalas mereka yang telah menungguku adalah melalui musik yang memberikan kenyamanan, bukan kontroversi," kata Nam Taehyun.
Advertisement
Menurut laporan dari The Korea Times, pihak Kepolisian Yongsan di Seoul mengungkapkan Nam Taehyun telah ditangkap karena diduga melanggar Undang-Undang Lalu Lintas. Pelanggaran ini terjadi akibat mengemudi dalam keadaan terpengaruh alkohol yang mengakibatkan kecelakaan.
Pada tanggal 27 April 2025, sekitar pukul 4.10 dini hari waktu setempat, ia terlibat dalam insiden menabrak median jalan ketika berusaha menyalip kendaraan lain di dekat Jembatan Dongjak, yang terletak di jalur Gangbyeonbuk-ro menuju Ilsan.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan akibat kejadian tersebut. Setelah insiden, Nam Taehyun ditangkap oleh pihak kepolisian yang segera mengejarnya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kadar alkohol dalam tubuhnya.
Advertisement
Hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian mengungkap bahwa kadar alkohol dalam darah Nam Taehyun mencapai 0,08%. Ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas yang mengakibatkan dia harus kehilangan hak untuk memiliki surat izin mengemudi di Korea Selatan, karena telah melampaui batas aman yang ditetapkan.
Sungguh malang, Nam Taehyun terjebak dalam kasus DUI saat masih dalam masa percobaan dua tahun setelah terlibat dalam penyalahgunaan metamfetamin (fitopin) dan dijatuhi hukuman penjara pada tahun 2023. Pihak kepolisian pun mengajukan permohonan untuk mengeluarkan surat penahanan pada tanggal 2 Mei 2025 berdasarkan alasan tersebut.
Namun, pengadilan menolak permohonan itu dengan alasan tidak ada risiko pemalsuan bukti yang dapat terjadi.
Advertisement
Sosok Nam Taehyun sudah sangat dikenal oleh para penggemar K-Pop. Ia kerap kali terlibat dalam berbagai kontroversi yang berdampak pada karirnya di dunia hiburan Korea Selatan.
Salah satu momen yang paling mencolok adalah ketika ia dijatuhi vonis bersalah terkait penyalahgunaan 0,5 gram metamfetamin yang dicampur dengan alkohol bersama bintang TV Seo Minjae pada tahun 2022.
Kasus ini terungkap dan memicu penyelidikan dari pihak kepolisian setelah seorang teman mengungkapkan informasi mengenai penggunaan narkoba di media sosial.
Selain itu, mantan anggota WINNER ini juga pernah terlibat dalam kasus driving under influence (DUI) pada bulan Maret 2023, saat ia masih menjalani penyelidikan terkait tuduhan narkoba. Akibat kecelakaan tersebut, Nam Taehyun dikenakan denda sebesar 6 juta won.
Di tengah proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib, ia sempat diundang sebagai saksi untuk membahas rehabilitasi narkoba di Majelis Nasional Korea Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terlibat dalam kontroversi, ia tetap berusaha memberikan kontribusi positif dalam masalah yang lebih besar.