Heboh Episode 205 Bajaj Bajuri, Said Bahas Penyakit Mematikan dari China

Di tengah masa pandemi virus Covid-19, jagad maya dihebohkan dengan tayangan situasi komedi bertajuk Bajaj Bajuri episode 205. Dalam tayangan tersebut, salah satu pemerannya yang bernama Said membahas penyakit dari China yang memiliki gejala meriang serta batuk, dan juga bisa menular.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Heboh Episode 205 Bajaj Bajuri, Said Bahas Penyakit Mematikan dari China
cuplikan video bajaj bajuri. Youtube/Bang Ros

Di tengah masa pandemi virus Covid-19, jagad maya dihebohkan dengan tayangan situasi komedi bertajuk Bajaj Bajuri episode 205. Dalam tayangan tersebut, salah satu pemerannya yang bernama Said membahas penyakit dari China yang memiliki gejala meriang serta batuk, dan juga bisa menular.

Hal tersebut terlihat dalam video di saluran YouTube Bang Ros dengan judul '205. Bajaj Bajuri: Katakan Saja Ogah Berpuasa' yang tayang pada 28 April 2020 lalu. Dalam video berdurasi 27 menit itu, awalnya Oneng yang diperankan Rieke Diah Pitaloka mengatakan bahwa sang ibunda sakit.

Gara-gara pernyataan Oneng dan Said dalam video tersebut, Rieke mengaku mendapat banyak sekali mention dari netizen. Tokoh Oneng dinilai sudah mengetahui tentang penyakit Covid-19. Hingga akhirnya Rieke buka suara melalui akun instagram pribadinya.

Dialognya Said

Dalam video tersebut, Oneng bercerita kepada Said bahwa Emak tengah sakit panas dingin dan batuk. Said kemudian menduga bahwa Emak terserang Sars yang merupakan penyakit dari China. Penyakit tersebut bisa menular dan memiliki gejala mirip dengan Covid-19.

"Emak sama Ucup panas dingin sama batuk," kata Oneng.

"Sars," kata Said.

"Apaan tuh?," tanya Oneng.

"Itu penyakit menular dari China Mpok. Gejalanya panas dingin sama batuk, bahaya Mpok penyakit itu bisa nular, yang udah kena bisa meninggal," jelas Said.

Ramai Dikirim Video

Rieke mengunggah potongan video kala Said mengatakan soal penyakit menular yang berasal dari China. Kemudian, ia pun dibanjiri pertanyaan mengenai Oneng yang dinilai sudah mengetahui soal penyakit Covid-19 yang memiliki gejala serupa seperti batuk dan panas dingin seperti penyakit Sars.

"#bajajbajuri. Morning gaisss #indonesia... pagi2 banyak yg kirim video ini... pada tanya kok #oneng udah tahu duluan ada ....πŸ˜‹πŸ˜‚πŸ€£... ada yg nanggapin serius dibilang info tidak mendasar...itu tahun 2002," jelas Rieke di laman instagramnya.

Fiksi dan Komedi

Menanggapi hal tersebut, Rieke mengatakan bahwa adegan dalam sitkom Bajaj Bajuri merupakan cerita fiksi dan hanya sekedar untuk hiburan.

"Uhuuuuy yaaa eyalah namanya juga sinetron.. fiksiiiii.. komedi pulaaa... pakai dikasih catatan informasi palsu... iiih gemesin deh yg kasih notifikasiπŸ˜˜πŸ˜‹ santaiii ahhh... ini buat hiburan ajaaa," papar dia.

"Yang diseriusin penanganan virus ..... sampai ngga berani nulis nama virunya πŸ˜… ahhhh... tuh udah akyu edit yaaa dear pengawas yang sangat profesional," sambungnya.

Komentar Netizen

Melihat video tersebut, tak sedikit netizen yang berkomentar dan mengatakan bahwa tayangan Bajaj Bajuri ini sempat heboh tahun lalu.

"Haha sy dah share jga thun lalu episode ini mpok, kjadiannya mmang sars d zaman itu tpi kondisinya mirip2 lh hrus pakai masker dan karantina 😁," kata @octavsutarman.

"Aku udh pernaa nonton ini.. wkt itu said nyebarin berita soal virus sars," kata @awliiaaa.

Ini Videonya

Rekomendasi