Data Kecelakaan Tol Diungkap Komisi V, Truk ODOL Disorot

Komisi V DPR menilai truk ODOL ikut menyumbang kecelakaan di jalan tol. Syaiful Huda memaparkan data 2022–2023 saat bahas revisi UU LLAJ. Simak angkanya.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Data Kecelakaan Tol Diungkap Komisi V, Truk ODOL Disorot
Menurut AHY keberadaan truk ODOL sudah sangat meresahkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Komisi V DPR menyoroti truk kelebihan muatan dan berdimensi melebihi aturan (truk ODOL) sebagai salah satu penyumbang kecelakaan di jalan tol. Penekanan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda dalam pembahasan perubahan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Syaiful menegaskan persoalan ODOL masih menjadi masalah dalam penyelenggaraan LLAJ. Ia menautkan sorotan tersebut dengan data kecelakaan di jalan tol yang masih tinggi.

“Permasalahan pelanggaran terhadap operasional kendaraan yang berdimensi ekstra dalam kelebihan muatan, over dimension over loading, masih terus menjadi permasalahan tersendiri di dalam bidang LLAJ,” kata Syaiful saat membuka pembahasan RUU Perubahan Ketiga UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Rabu (30/9/2026).

Ia mengutip data Korlantas Polri pada Oktober 2024 yang menunjukkan angka kecelakaan di jalan tol masih tinggi dan truk ODOL menjadi salah satu penyumbangnya.

“Pada tahun 2022, tercatat 1.464 kecelakaan dengan 688 korban meninggal, 237 luka berat, dan 2.564 luka ringan,” ujar Syaiful.

Menurutnya, angka tersebut meningkat pada 2023, dengan 1.656 kecelakaan, 704 korban meninggal, 285 korban luka berat, dan 2.971 korban luka ringan.

“Keberadaan ODOL menjadi ancaman keselamatan bagi pengguna jalan, bahkan sering kali menjadi sebab terjadinya kecelakaan,” katanya.
Rekomendasi