Setelah beberapa hari ditangkapnya Millendaru atau Millen Cyrus terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Ashanty akhirnya buka suara. Sebagai tante dari Millen, Ashanty atas nama keluarga meminta maaf dengan ramainya pemberitaan tentang Millen.
Hal tersebut diungkapkannya dalam video di saluran YouTube The Hermansyah A6 dengan tajuk 'Tanggapan Ashanty Tentang Millen Cyrus' yang tayang 24 November 2020. Ashanty mengaku sempat tak mau memberikan tanggapan karena khawatir salah bicara mengenai hal ini.
Namun, banyaknya pihak yang meminta tanggapannya mengenai kasus Millen, istri Anang Hermansyah itu akhirnya memantapkan hati untuk buka suara. Ashanty mengaku masih terkejut saat mengetahui pemberitaan tentang keponakannya itu.
Advertisement
Ibu sambung dari Aurel dan Azriel Hermansyah itu mengaku sempat memilih untuk bungkam saat ditanya oleh teman-teman dan beberapa rekan media. Akhirnya, ia memilih untuk buka suara dalam video di saluran YouTube pribadinya.
"Kenapa aku harus memberikan tanggapan di YouTube channel karena banyak banget temen-temen media juga temen-temen aku yang Whatsapp ke aku, telepon dan aku belum bisa membalas. Belum bisa memberikan tanggapan apa-apa ke temen media," terang Ashanty.
Advertisement
Ashanty mengungkapkan perasaannya setelah mengetahui kabar mengenai Millen ditangkap polisi, ia benar-benar kaget. Millen sendiri diamankan polisi pada Sabtu (21/11) dini hari di sebuah hotel di Jakarta.
"Karena jujur masih kaget. Masih kaget, masih juga takut salah menanggapi berita ini karena kemarin juga masih sebenernya kita sudah tahu dari dua atau tiga hari lalu," terang Ashanty.
Advertisement
Lebih lanjut, Ashanty sebagai pihak keluarga mengaku meminta maaf atas kegaduhan pemberitaan yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Soalnya, hal tersebut pasti membuat tak nyaman.
"Pertama-tama mungkin atas nama keluarga kita mau mengucapkan maaf atas terjadinya kegaduhan dengan adanya berita ini. Pasti tidak nyaman dengan adanya berita ini," paparnya.
Advertisement
Millen diamankan di sebuah hotel di kawasan jakarta Utara bersama dengan seorang rekannya. Saat diamankan, polisi menemukan barang bukti satu paket narkotika jenis sabu serta alat isap atau bong.
"Betul, (atas kasus) narkoba. Kasus ini masih dalam pengembangan petugas. Ada satu buah paket narkotika jenis sabu, alat isap atau bong di lokasi yang kami sita sebagai barang bukti," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Ahrie Sonta dilansir dari Kapanlagi.com.