Potret Tangis Ibu Tamara Tyasmara Pecah di Depan Publik, Tak Terima Anaknya Panen Hujatan

Reaksi Ristya Aruni, ibunda Tamara Tyasmara disorot. Terhadap kejadian yang menimpa Dante, ia begitu menggebu-gebu.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Potret Tangis Ibu Tamara Tyasmara Pecah di Depan Publik, Tak Terima Anaknya Panen Hujatan
Potret Tangis Ibu Tamara Tyasmara Pecah di Depan Publik, Tak Terima Anaknya Panen Hujatan (Merdeka.com)

Reaksi Ristya Aruni, ibunda Tamara Tyasmara disorot. Terhadap kejadian yang menimpa Dante, ia begitu menggebu-gebu. Ia merasa tidak terima melihat Tamara mendapatkan hujatan karena kepergian cucunya.

Ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa anaknya terus menerima hujatan dari orang-orang.

Tangisan ibu Tamara Tyasmara menggambarkan betapa dalamnya rasa sakit yang dirasakannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Misalkan cucu saya takut renang, saya nggak mungkin kasih, kasih kepada orang yang ditakuti. Takut berenang, takut sama orang itu. Saya nggak mungkin kasih," kata Ristya dikutip dari Kapanlagi.com.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Anak saya itu sudah kehilangan anaknya. Kenapa anak saya dihujat. Kalian tuh nggak tau anak saya sebenarnya. Saya lebih tahu anak saya," sambung dia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ristya Aruni memiliki keyakinan yang kuat pada Yudha Arfandi, sehingga ia berani menitipkan Dante kepada kekasihnya, Tamara. Bahkan, ini bukan kali pertama Dante dititipkan pada Yudha Arfandi, yang sekarang menjadi tersangka dalam kasus ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya tuh percaya sama dia. Kalau nggak percaya nggak untuk saya titipin. Bahkan dia pun minta ke saya untuk jadi bapak sambung. Coba, ya kan saya jadi percaya sama dia. Sudah dua kali dia berenang, saya kasih ke dia dan saya lihat videonya," ungkap Ristya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam keadaan yang penuh emosi, Tangis Tamara meledak sambil berusaha menenangkan ibunya yang begitu terpukul. Tidak hanya itu, ibunda Tamara ikut meneteskan air mata. Dengan penuh keberanian, ibunya menegaskan bahwa dia tidak akan menerima jika anaknya dihina.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Nggak nak, kamu tuh dihujat nak! Kamu dihujat mama nggak terima! Kamu udah kehilangan anak tahu nggak. Dia itu udah kehilangan anak, tapi masih kalian hujat semua," terang dia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kalau cucu saya takut sama air atau takut sama tersangka, nggak mungkin cucu saya nggak cerita sama saya. Dia itu happy sama tersangka. Dia bisa berenang. Kenapa kalian begitu? Dia ini udah terpukul, saya udah hancur. Dia kehilangan anak, saya kehilangan cucu," lanjutnya.

Rekomendasi