Kris Dayanti Ceritakan Perbincangan Terakhirnya dengan Titiek Puspa, yang Kini Telah Tiada

KD mengingat betapa Mami Titiek selalu menunjukkan kepedulian dan aktif dalam berbagai aspek, baik di bidang musik maupun politik.

Fikri Alfi Rosyadi
Oleh Fikri Alfi Rosyadi - Reporter
Kris Dayanti Ceritakan Perbincangan Terakhirnya dengan Titiek Puspa, yang Kini Telah Tiada
Kehilangan Sosok Titiek Puspa, Kris Dayanti Ungkap Perbincangan Terakhirnya dengan Almarhumah (Kris Dayanti di rumah duka Titiek Puspa, Kamis (10/04) malam - © KapanLagi.com/Budy Santoso)

Penyanyi Kris Dayanti mengunjungi rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Titiek Puspa di Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (10/4/2025). Ia merasa bahwa kepergian sosok yang ia sebut Mami itu telah meninggalkan duka yang mendalam di dunia musik. "Tentunya semua hadir dengan memberikan salam takziah dan penghormatan terakhir untuk Mami Titiek, legenda musik Tanah Air yang sudah menutup tirai panggungnya dengan sangat luar biasa," ungkap Kris Dayanti saat ditemui di lokasi tersebut.

Wanita yang akrab disapa KD ini mengungkapkan rasa kehilangan yang besar terhadap sosok yang dianggapnya seperti ibu sendiri. Ia merasa bersyukur dapat melepas kepergian Mami Titiek secara langsung bersama keluarga.

"Kami sangat kehilangan, kami bersyukur bisa melepas secara langsung almarhumah Mami Titiek sore hari ini pukul 16.25, pergi meninggalkan kita semuanya," tuturnya. Sebagai seorang penyanyi yang juga terlibat dalam dunia politik, Kris Dayanti menjadikan Titiek Puspa sebagai panutan dalam kariernya. Ia berharap agar semua orang dapat mendoakan dan meneruskan perjuangan mendiang.

"Dan semuanya kita mohon bisa memberikan doa kepada Mami Titiek, semoga legacy beliau dalam dunia musik bisa terus berkelanjutan untuk kami," jelasnya.

Krisdayanti mengenang sosok Mami Titiek yang selalu aktif dan peduli terhadap berbagai aspek, termasuk musik dan politik. Ia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan mendiang seringkali berlangsung dengan hangat dan dalam waktu yang lama.

“Sangat luar biasa. Apapun tentang kejadian di Tanah Air ini, baik itu musik, baik itu politik, beliau langsung telepon dan beliau nelpon enggak ada sebentar, pasti 10 menit ke atas,” ungkapnya. Obrolan mereka tidak hanya terbatas pada satu topik, melainkan meluas ke banyak hal, mencerminkan betapa besar kepedulian mendiang terhadap negara.

KD merasa beruntung pernah menjadi bagian dari lingkaran dekat sosok sepeninggalan Titiek Puspa. “Ngobrolin apapun, musik, masa depan, apapun, apapun kejadian politik di Tanah Air ini beliau sangat concern,” katanya. Sebagai generasi penerus, Krisdayanti merasa terpanggil untuk meneruskan semangat dan cita-cita Mami Titiek dalam dunia seni.

Ia yakin bahwa warisan karya yang ditinggalkan oleh mendiang tidak boleh terputus. “Jadi mudah-mudahan kami semuanya yang ditinggal ini bisa melanjutkan cita-cita beliau untuk musik Indonesia bisa lebih hebat lagi,” pungkasnya.

KD terakhir kali berbicara dengan mendiang sekitar sebulan sebelum kepergiannya. Meskipun hanya melalui telepon, percakapan tersebut meninggalkan kesan mendalam dalam dirinya.

Dalam pembicaraan itu, Mami Titiek memberikan pesan moral yang hingga kini masih ia ingat. Pesan tersebut menjadi pedoman yang selalu dipegang oleh KD.

Dia mengingat dengan jelas, "Terakhir telepon ya, terakhir telepon mungkin satu bulan yang lalu. Saya ingat waktu pilkada beliau selalu ingatkan saya supaya terus ingat kerja amanah, itu aja," pungkasnya. Pesan itu menjadi pengingat yang berarti bagi KD dalam menjalani kehidupannya.

Rekomendasi