Konser Lady Gaga yang Pecahkan Rekor di Brasil Diwarnai Teror Bom, Polisi Langsung Ungkap Motif Pelaku
Tim Lady Gaga mengungkapkan mereka baru mengetahui adanya ancaman keamanan melalui berita yang disampaikan oleh media.
Lady Gaga baru saja mencapai tonggak penting dalam kariernya. Menurut laporan dari The Hollywod Reporter pada Senin (5/5), dia berhasil menggelar konser gratis di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil, yang dihadiri oleh 2 juta penggemar.
Konser Ini menjadi jumlah penonton tertinggi untuk pertunjukan dari penyanyi lagu Abracadabra. Namun, di balik kesuksesan tersebut, terungkap fakta mengejutkan. Kepolisian Rio de Janeiro mengungkapkan mereka berhasil menggagalkan rencana teror berkat kolaborasi dengan kementerian kehakiman.
Polisi menyebutkan para terduga pelaku berasal dari kelompok yang sebelumnya telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap komunitas LGBTQ. Kelompok ini diduga merencanakan untuk merekrut dan meradikalisasi sejumlah remaja guna melakukan serangan dengan menggunakan bom molotov dan bahan peledak rakitan. Tujuan dari serangan ini ternyata untuk mendapatkan perhatian.
"Rencana ini diperlakukan sebagai 'tantangan bersama' dengan maksud untuk mendapatkan ketenaran di media sosial," ungkap perwakilan dari kepolisian Brasil.
Pihak berwenang juga menginformasikan mereka telah menangkap dua orang yang terlibat dalam rencana serangan tersebut. Salah satu dari mereka diduga sebagai pemimpin kelompok dan dikenakan dakwaan kepemilikan senjata ilegal.
Sementara itu, satu orang lainnya yang ditangkap yakni seorang remaja yang menghadapi tuduhan terkait pornografi anak. Selain itu, pihak kepolisian melakukan penggerebekan di beberapa lokasi untuk menangkap 15 terduga pelaku lainnya. Dalam operasi tersebut, mereka berhasil menyita barang bukti seperti ponsel dan perangkat elektronik lainnya.
Tanpa Sepengetahuan Lady Gaga
Perwakilan Lady Gaga menyatakan mereka baru mengetahui adanya ancaman tersebut melalui berita di media.
"Kami mengetahui tentang dugaan ancaman ini melalui laporan media pada pagi hari ini. Sebelum dan selama pertunjukan berlangsung, tidak ada kekhawatiran terkait keamanan yang kami ketahui, maupun komunikasi dari pihak kepolisian atau otoritas kepada Lady Gaga mengenai potensi risiko apa pun," ungkap mereka.
Lebih lanjut, mereka menekankan tim artis telah berkolaborasi dengan pihak berwenang dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan konser. Semua pihak percaya langkah-langkah keamanan yang telah diterapkan sudah cukup untuk menjamin keselamatan selama acara berlangsung.
Belum Ada Penjelasan dari Promotor
Kementerian Kehakiman menjelaskan acara ini dilaksanakan secara rahasia pada hari Sabtu lalu untuk mencegah terjadinya kepanikan serta distorsi informasi. Mereka juga menegaskan insiden tersebut tidak memberikan dampak apapun terhadap penonton konser.
Di sisi lain, hingga saat ini promotor konser belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden yang terjadi. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat mengenai alasan di balik kejadian tersebut.