Luna Maya dan Maxime Bouttier, pasangan selebritas yang baru saja mengakhiri masa lajang pada 7 Mei 2025, memilih Italia sebagai lokasi pertama untuk memulai bulan madu mereka. Dalam vlog yang diunggah di kanal YouTube LunaMayaChannel, Luna mengajak penonton untuk menjelajahi kota mode Milan, termasuk kunjungan ke Katedral Milan (Duomo di Milano) yang terkenal sebagai salah satu objek wisata dunia.
Momen-momen indah yang mereka habiskan di negara pizza ini tidak hanya menunjukkan kemesraan mereka, tetapi juga mencerminkan ketertarikan mereka terhadap sejarah, arsitektur, dan gaya hidup urban Eropa yang penuh dengan keanggunan.
Advertisement
Dalam tangkapan gambar yang pertama, Maxime Bouttier tampak berdiri di tepi Via Mercanti dengan mengenakan polo berwarna mint dan kacamata bergaya retro. Di belakangnya, terlihat lengkungan megah Galleria Vittorio Emanuele II, yang merupakan pintu masuk menuju pusat perbelanjaan tertua di dunia, yang kaya akan kemewahan arsitektur abad ke-19.
Maxime menikmati suasana musim panas di kota Milan, sambil memandangi deretan bangunan batu kapur dengan ornamen klasik yang masih berdiri tegak meskipun telah berusia ratusan tahun. Keindahan arsitektur yang ada di sekitarnya menciptakan nuansa yang sangat khas dan memikat, menambah pesona kota yang terkenal dengan sejarah dan budayanya ini.
Advertisement
Dalam gambar kedua, Maxime terlihat membungkuk sambil memeriksa ponselnya di dekat Piazza del Duomo. Di belakangnya, faade katedral bergaya gothic yang terbuat dari marmer putih Abu Carrara menjulang dengan megah, menampilkan deretan menara runcing (guglia) yang menjadi ciri khas dari situs warisan ini.
Suasana lapang di piazza yang masih sepi dari wisatawan di pagi hari menciptakan momen privat bagi Luna dan Maxime. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengabadikan kenangan tanpa gangguan dari kerumunan, suatu pengalaman yang sering kali diimpikan oleh pasangan pengantin baru.
Advertisement
Luna Maya terlihat anggun dalam balutan coat putih yang ringan, dipadukan dengan syal pastel dan kacamata cat-eye berwarna hijau emerald. Senyumnya yang tipis mengarah ke langit biru di depan Museo del Novecento, sebuah museum seni modern yang terletak tepat di samping katedral, mencerminkan kombinasi sempurna antara fashion dan budaya yang selalu ia tunjukkan.
Pemilihan aksesori yang mencolok namun tetap chic itu tidak hanya berfungsi untuk melindungi matanya dari sinar matahari yang menyengat, tetapi juga menggambarkan kepribadiannya sebagai ikon gaya Indonesia yang mahir dalam memadukan warna, terutama saat berada di pusat fashion dunia.
Berlatarbelakang bangunan batu fasad loggia klasik, keberadaan mereka semakin terasa di tengah kota, sementara langkah ringan Luna menunjukkan semangat eksplorasi yang tak pernah pudar sejak vlog dimulai.
Advertisement
Di dalam interior Duomo, foto keempat menunjukkan Maxime yang berdiri di depan salah satu altar samping yang dihiasi dengan marmer abu dan salib berwarna emas. Cahaya dari lilin dan lampu gereja yang redup membentuk kontur wajahnya, menciptakan efek chiaroscuro alami yang memperkuat kesan sakral, serta menunjukkan bahwa Maxime adalah seorang penikmat seni religius, bukan sekadar turis biasa.
Di dinding belakangnya terdapat plakat berbahasa Italia yang memuat doa-doa klasik, yang semakin menambah kedalaman narasi visual. Hal ini menunjukkan bahwa pasangan tersebut tidak hanya sekadar berfoto, tetapi juga menghargai tempat ini sebagai situs ibadah yang hidup dan layak untuk dihormati.
Advertisement
Di dalam frame kelima, Maxime melangkah menyusuri lorong tengah katedral yang memiliki kubah tinggi, dikelilingi oleh deretan bangku kayu serta puluhan kolom besar yang menjulang tinggi. Hal ini membuat sosok manusia terlihat kecil di tengah kemegahan arsitektur tersebut.
Permainan cahaya yang berasal dari jendela kaca patri berbentuk mawar (rose window) menciptakan kilauan pada lantai mosaik hitam-putih, yang semakin menambah kedalaman visual dan memperkuat suasana khidmat saat mereka melangkah di tengah nave.
Advertisement
Gambar terakhir menampilkan altar utama yang dikelilingi oleh asap dupa dan cahaya lilin dengan jemaat tengah mengikuti misa. Tirai katedral yang terbuka memperlihatkan lukisan altar piece dan jendela berwarna merahoranye yang memecah cahaya matahari sore.
Meskipun Luna berada di barisan belakang, kamera yang digunakannya berhasil menangkap detail pilar megah serta podium khotbah bergaya Baroque. Hal ini seolah mengajak penonton untuk merasakan suasana religius yang otentik, yang sulit ditemukan pada waktu kunjungan wisata biasa.
Advertisement
Luna Maya dan Maxime Bouttier terlihat anggun saat menghadiri pernikahan sahabatnya, Imey, yang berlangsung di Lake Como, Italia. Dalam balutan gaun satin biru elektrik, Luna berhasil menarik perhatian banyak orang dengan pesonanya yang elegan serta senyum hangat yang selalu menghiasi wajahnya di samping pengantin.
Di sisi lain, Maxime tampil menawan dengan jas navy blue yang selaras dengan penampilan Luna. Keduanya berpose bersama para tamu undangan dalam suasana pesta yang intim dan penuh kehangatan, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.