Dapur sering dianggap sebagai pusat kehidupan rumah tangga, di mana kehangatan keluarga terjalin melalui hidangan yang disiapkan dengan penuh kasih. Hal ini juga berlaku untuk dapur sederhana milik Nursyah, ibu dari artis Indah Permatasari, yang berhasil menarik perhatian banyak orang.
Meskipun tidak terkesan mewah, dapur ini justru memancarkan suasana autentik khas rumah yang sederhana, penuh kesederhanaan dan kenyamanan. Dengan peralatan yang praktis dan penataan yang tidak rumit, dapur ini mencerminkan kehidupan sehari-hari yang apa adanya, namun tetap terasa hangat dan akrab.
Lalu, bagaimana potret dapur sederhana milik Nursyah, ibu dari Indah Permatasari ini? Berikut potretnya:
Advertisement
Dapur Nursyah, yang sering ditampilkan dalam konten media sosialnya, memberikan kesan fungsional dengan desain yang sederhana. Dinding keramik berwarna putih dan meja dapur berwarna dasar putih-oranye menciptakan kontras yang menarik dengan kabinet atas berwarna cokelat dan biru gelap di bawahnya, menunjukkan kombinasi warna yang berani dan mencolok.
Penyimpanan di dapur ini juga terlihat teratur, meskipun cukup padat. Kabinet dapur bagian atas dimanfaatkan untuk menyimpan beragam peralatan seperti wadah, mangkuk, dan beberapa kotak makanan.
Advertisement
Rak terbuka yang terletak di atas kompor berfungsi untuk menyimpan botol-botol bumbu, peralatan, dan wadah kecil lainnya, yang mencerminkan pemanfaatan ruang vertikal secara efektif. Selain itu, kulkas yang cukup besar di sisi kanan dapur menunjukkan bahwa ruang ini mampu memenuhi kebutuhan penyimpanan bahan makanan yang memadai untuk sebuah keluarga.
Secara keseluruhan, desain dapur ini mengindikasikan bahwa ruang ini memang dirancang untuk kegiatan memasak dan aktivitas rumah tangga sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari keberadaan kompor serta berbagai peralatan masak lainnya yang tersedia di dalamnya.
Advertisement
Dapur ini terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu area kompor dan area meja. Di bagian kompor, terdapat kompor gas tanam berwarna hitam yang memberikan kesan modern dan harmonis dengan countertop. Kompor ini dilengkapi dengan dua tungku, sehingga mampu memenuhi kebutuhan memasak untuk sebuah keluarga.
Sementara itu, countertop dapur terbuat dari keramik yang memiliki motif sederhana namun tetap kontras dengan warna krem yang elegan.
Dengan desain yang terintegrasi, dapur ini tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis. Kombinasi antara kompor built-in dan countertop keramik menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. "Area kompor menggunakan kompor gas tanam atau built-in berwarna hitam," yang menjadi pilihan tepat untuk dapur modern.
Dengan demikian, dapur ini siap mendukung aktivitas memasak sehari-hari dengan efisien dan menyenangkan.
Advertisement
Di sisi lain, dinding belakang kompor dan countertop dilindungi oleh backsplash yang terbuat dari ubin keramik putih dengan bentuk persegi panjang. Ubin-ubin tersebut dipasang secara horizontal, sehingga menciptakan tampilan yang bersih dan teratur.
Meskipun keramiknya terlihat sederhana, penggunaan nat (semen pengisi) yang jelas memberikan tekstur visual yang menarik namun tetap fungsional. Warna putih yang cerah pada backsplash ini berfungsi untuk memantulkan cahaya, sehingga area memasak tidak hanya terasa lebih terang tetapi juga memudahkan dalam membersihkan noda minyak atau bumbu yang mungkin terkena percikan.
Advertisement
Berbeda dengan dapur yang dipenuhi warna-warna cerah, ruang makan ini lebih didominasi oleh palet warna netral. Kombinasi warna yang sederhana ini menciptakan suasana tenang dan luas. Meja makan yang digunakan adalah meja kayu dengan finishing gelap yang sederhana, serta dilengkapi dengan kursi-kursi makan bergaya standar. Ruang makan ini juga berfungsi sebagai area transisi rumah, yang menghubungkan ke ruang lain atau kamar.
Di area ini, terdapat dua pintu dengan bingkai kayu dan cat putih yang mengarah ke ruangan lain di dalam rumah. Ruang makan ini tidak dipenuhi dengan banyak dekorasi, sehingga memperkuat kesan fungsionalitas dan kesederhanaan interior rumah yang mengutamakan ruang terbuka. Pencahayaan di ruang makan juga terlihat cukup baik. Secara keseluruhan, atmosfer ruangan terasa santai dan akrab.
Advertisement
1. Apa konsep desain utama yang terlihat di dapur Nursyah? Dapur Nursyah mengusung konsep yang sederhana dan fungsional, dengan desain yang memaksimalkan penggunaan ruang penyimpanan secara vertikal. Pemilihan warna kontras seperti putih, oranye, dan biru pada kabinet serta backsplash memberikan kesan yang menarik dan dinamis.
2. Apa yang menjadi ciri khas penataan area memasak di dapur? Di area memasak, terdapat kompor tanam modern yang praktis dan backsplash keramik putih yang bersih. Hal ini menunjukkan bahwa dapur ini dirancang dengan fokus utama pada kepraktisan dan kenyamanan dalam kegiatan memasak sehari-hari.
3. Apa fungsi utama ruang yang bersebelahan dengan dapur? Ruang yang terletak di sebelah dapur ini berfungsi sebagai area makan untuk keluarga yang lebih intim. Meja kayu sederhana menjadi pusat perhatian, di mana hidangan rumahan disajikan dengan cara yang tradisional, menciptakan suasana hangat dan akrab saat berkumpul bersama.